Berita

Pimpin KKI DPC Sidoarjo, Izzatul Aini Komitmen Lestarikan Budaya Berkebaya

Minggu, 27 November 2022 - 16:27
Pimpin KKI DPC Sidoarjo, Izzatul Aini Komitmen Lestarikan Budaya Berkebaya Ketua Umum DPP KKI Dr Erna Setiyaningrum melantik drg Izzatul Aini sebagai Ketua KKI DPC Sidoarjo di Cito Mall Surabaya, Minggu (27/11/2022). (Foto: Lely Yuana/TIMES Indonesia)

TIMES JATIM, SURABAYA – Komunitas Kain dan Kebaya Indonesia (KKI) menggelar acara Lenggang Kebaya Kebhinekaan dan Pelantikan Pengurus KKI DPC Sidoarjo Periode 2022-2027 di Mall Cito Surabaya.

Ketua Umum DPP KKI Dr Erna Setiyaningrum, D.CL, D.Ed melantik Ketua KKI DPC Sidoarjo drg Izzatul Aini M.Sp.Perio dan Wakil Ketua KKI DPC Sidoarjo Dra  Rozazy Cathariena Huwae untuk memimpin selama lima tahun ke depan.

Hadir dalam giat ini, Ketua Dekranasda Sidoarjo juga istri Bupati Sidoarjo - Hj. Sa'adah Ahmad Muhdlor Ali, S.Hum, Ketua KKI DPD Jatim Hj. Mieke Sifora, Penasehat KKI Dra. Tatik Sri Prayekti, M.Si dan puluhan anggota maupun komunitas dari berbagai wilayah.

Izzatul Aini akan menjalankan sejumlah agenda dari pusat guna melestarikan warisan budaya berkebaya kepada para perempuan Indonesia khususnya Sidoarjo. Termasuk para generasi milenial sebagai salah satu misi komunitas. KKI berkomitmen menularkan budaya berkain dan berkebaya kepada para ibu-ibu dan milenial menggandeng lembaga pendidikan seperti SMP dan SMA.

"Visi kami menjadikan perempuan Indonesia lebih berdaya dan berbudaya," kata drg Izzatul Aini, Minggu (27/11/2022).

DPP-KKI-Dr-Erna-Setiyaningrum-a.jpg

Sedangkan KKI Sidoarjo juga memiliki sejumlah misi. Antara lain melestarikan kebaya sebagai salah satu budaya Indonesia, memperkuat peran perempuan Indonesia di berbagai bidang yang akan mengiringi kemajuan bangsa serta mempertajam kreativitas perempuan Indonesia dalam lingkungan sosialnya.

Kemudian juga mendorong penguatan ekonomi  kerakyatan melalui pemberdayaan perempuan Indonesia.

Setiap ada kegiatan maupun rapat rutin selalu mewajibkan anggota untuk berkain dan berkebaya. Terutama untuk event-event di Sidoarjo, wajib menggunakan produk lokal kota tersebut dari ujung kepala sampai ujung kaki. Seperti jarik atau seledang bermotif batik Sidoarjo sebagai bawahan dan sandal buatan UMKM Sidoarjo. 

Saat ini total anggota lebih dari 100 orang. Mereka berasal dari semua kalangan. Seperti profesi, ibu rumah tangga, UMKM hingga pengemudi ojek online. 

"Karena kebaya adalah budaya kita, jangan sampai diakui oleh tetangga sebelah," ucapnya. 

Izzatul Aini mengatakan, KKI Sidoarjo juga merangkul UMKM dan bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sidoarjo, Dinas Perdagangan Sidoarjo, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pariwisata, Dinas Kominfo, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan. Mereka diajak untuk berkontribusi dan bersinergi dengan KKI DPC Sidoarjo sehingga produk anggota dapat tersampaikan ke seluruh wilayah. 

KKI sendiri berdiri pada 2019 lalu. Namun sempat vakum kegiatan karena pandemi Covid-19. Saat ini KKI akan menggalakkan kembali berbagai aktivitas dan perekrutan anggota baru. Oleh karena itu, mereka harus memiliki niat dan visi senada.

"Jadi memang kita seleksi bagi anggota yang mau bergabung lewat wawancara. Karena komunitas harus satu visi satu misi," ujar drg Izzatul Aini.

Maka, dalam agenda tersebut juga terdapat beragam acara seperti tutorial hijab style, pesta casual dan turban, lomba hijab style, fashion show, seminar mindset change, dan talkshow kesehatan reproduksi wanita.

"Acara penyerta ini merupakan rangkaian program kita memberikan pengetahuan dan penambahan keterampilan sesuai misi KKI memperkuat ekonomi keluarga," tandasnya.

DPP-KKI-Dr-Erna-Setiyaningrum-b.jpg

Acara berlangsung meriah karena melibatkan anggota untuk berlenggang bak model profesional di atas catwalk. Pelatih fashion show sendiri juga merupakan anggota KKI Sidoarjo bernama Yuk Yen. Dalam fashion show Lenggang Kebaya, para peserta memakai selendang bawahan dari berbagai daerah di Indonesia. Namun untuk atasan kebaya mereka membuat karya otentik sendiri.

"Kita nggak selalu pakai desainer karena dengan pakai punya kita sendiri jadi kita punya koleksi," ucapnya.

Ketua Panitia acara Lenggang  Kebaya Kebhinekaan dan Pelantikan Pengurus KKI DPC Sidoarjo, Christine Wu mengungkapkan KKI merupakan suatu wadah untuk perempuan yang memang peduli kain dan kebaya Indonesia guna melestarikan warisan budaya. 

"Kami membawa misi mempromosikan produk kain dan kebaya dari Sidoarjo termasuk yang kami pakai ini semua dari ujung rambut sampai ujung kaki adalah produk UMKM Sidoarjo," terang Christine Wu.

Ia berharap eksistensi KKI DPC Sidoarjo dalam melestarikan kain dan kebaya Indonesia serta produk-produk UMKM bisa lebih melejit.

Pada kesempatan tersebut Ketua Dekranasda Sidoarjo juga istri Bupati Sidoarjo - Hj. Sa'adah Ahmad Muhdlor Ali siap memberikan dukungan.

"Kami sangat mendukung KKI DPC Sidoarjo," ungkap istri Bupati Sidoarjo ini. (*)

Pewarta : Lely Yuana
Editor : Deasy Mayasari
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.