TIMES JATIM, MAJALENGKA – Upaya memperkuat fondasi ekonomi daerah terus digerakkan Kamar Dagang dan Industri Kabupaten Majalengka (Kadin Majalengka), Jawa Barat. Melalui langkah strategis, Kadin Majalengka menggelar pertemuan dengan PT Sewu Primatama Indonesia.
Pertemuan tersebut bertujuan untuk menjajaki peluang kerja sama investasi di sektor hortikultura, khususnya pengembangan produk pangan berbasis konjac jelly.
Pertemuan ini menjadi titik awal dialog kolaboratif antara dunia usaha dan investor dalam mengoptimalkan potensi komoditas lokal Majalengka.
Konjac, sebagai bahan pangan fungsional yang memiliki nilai ekonomi tinggi, dinilai memiliki prospek besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah sekaligus memperkuat industri pangan sehat.
Ketua Kadin Kabupaten Majalengka, Rd Hendrian Suryanatagara menegaskan, bahwa kerja sama ini tidak hanya berorientasi pada investasi semata, tetapi juga pada pembangunan ekosistem usaha yang berkelanjutan.
Melalui pengolahan komoditas hortikultura berbasis konjac, diharapkan tercipta rantai nilai yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani, pelaku UMKM, hingga industri pengolahan pangan.
"Kolaborasi ini menjadi langkah awal untuk menghadirkan industri berbasis potensi lokal yang mampu bersaing secara nasional bahkan global," ujar Rd Hendrian kepada TIMES Indonesia, Jumat (23/1/2026)
Selain memperkuat industri pangan sehat, penjajakan investasi ini juga diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif dan berkelanjutan.
Kehadiran investasi di sektor hortikultura diyakini mampu membuka lapangan kerja baru, meningkatkan daya saing daerah, serta memperluas kontribusi Majalengka dalam rantai pasok industri pangan nasional.
Kadin Kabupaten Majalengka pun menegaskan komitmennya dalam menciptakan iklim investasi yang produktif, kondusif, dan inklusif.
"Sinergi antara pelaku usaha, investor, dan pemangku kepentingan daerah menjadi kunci untuk mewujudkan Majalengka 'Langkung SAE' dan kompetitif di tengah dinamika ekonomi nasional," jelas Ketua Kadin Majalengka. (*)
| Pewarta | : Jaja Sumarja |
| Editor | : Hendarmono Al Sidarto |