https://jatim.times.co.id/
Berita

Indonesia Darurat Pengusaha, Sandiaga Uno dan Wali Kota Surabaya Soroti Kualitas Wirausaha

Sabtu, 31 Januari 2026 - 18:37
Indonesia Darurat Pengusaha, Sandiaga Uno dan Eri Cahyadi Dorong Ekosistem Wirausaha Sandiaga Uno dan Wali Kota Eri Cahyadi saat mengisi seminar Indonesia Darurat Pengusaha yang digelar oleh Ruang Tumbuh Ekonomi di Hotel Namira Surabaya, Minggu (31/1/2026). (FOTO: Lely Yuana/TIMES Indonesia)

TIMES JATIM, SURABAYA – Sebuah diskusi publik menguat dalam seminar bertajuk "Indonesia Darurat Pengusaha" yang digelar oleh Ruang Tumbuh Ekonomi di Hotel Namira Surabaya, Minggu (31/1/2026). Para pebisnis informal disinyalir tengah menghadapi iklim usaha yang cukup sulit pada saat ini.

Berdasarkan data tahun 2025, jumlah pengusaha di Indonesia masih berada pada kisaran 3,1 persen hingga 3,2 persen dari total populasi penduduk. Angka tersebut jauh dari standar negara maju yang idealnya ada di kisaran dobel digit. 

Sementara itu, Indonesia memerlukan banyak pengusaha nasional yang terus berkembang dan solid sehingga tidak mudah menyerahkan kendali ekonomi pada asing. Dukungan pemerintah dan kemudahan proses perizinan usaha menjadi secercah harapan. Seperti yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya.

Kota ini mencatat jumlah pengusaha skala UMKM mencapai ratusan ribu unit. Mayoritas bergerak di sektor perdagangan, makanan, dan minuman. Sektor usaha di Surabaya berperan penting dalam menyediakan lapangan kerja sehingga mengatrol pertumbuhan ekonomi lokal.

Sepanjang 2025, lebih dari 10 ribu wirausahawan baru lahir di Surabaya. Kolaborasi antarsektor menjadi kunci perluasan pasar.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam diskusi menyampaikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan terus mendampingi dan memberikan ruang untuk kemajuan pengusaha khususnya pengusaha kecil di Surabaya. Seperti memberikan kepastian perizinan, menjamin keberlangsungan usaha, juga menyediakan akses permodalan. 

Indonesia-Darurat-Pengusaha-a.jpg

"Kami akan menyiapkan BPR (Bank Perkreditan Rakyat), dan kami juga butuh ruang terkait karakter dan mentalnya. Dan alhamdulillah, ini dimulai oleh Pak Mustofa (owner Hotel Namira), menggelar acara di tempat ini. Ini akan memberikan ruang untuk pengusaha-pengusaha muda maju bersama. Pengusaha tidak bertarung tetapi berkolaborasi untuk maju bersama," ujar Eri.

Pada kesempatan yang sama, Sandiaga Uno, juga menyampaikan optimistis bahwa kebersamaan adalah kata kunci untuk mengurai fenomena 'darurat pengusaha'. 

"Saat ini ekonomi kita sedang bertumbuh, tetapi ketersediaan lapangan kerja yang berkualitas tidak seiring dengan pertumbuhan ekonomi kita. Karena, pengusaha yang lahir belum mampu menciptakan lapangan kerja berkualitas, karena mereka dari sektor informal," kata Sandiaga Uno. 

Untuk menatanya, kata dia, ekosistem harus diperkuat sehingga lahir pengusaha dengan fondasi yang kuat, di sektor yang tepat. Bukan hanya jumlahnya, tetapi juga kualitasnya. 

Mantan Menparekraf yang juga pebisnis ini tak memungkiri kondisi ekonomi dunia sedang tidak baik-baik saja. Ketidakpastian yang dirasakan, perang tarif, situasi geo politik, dan kebijakan Amerika yang cenderung mengandalkan proteksionisme, dapat menghambat pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

"Kita harus beradaptasi, Indonesia harus membuka peluang kolaborasi karena ada beberapa blok yang masih terbuka untuk bekerjasama dengan Indonesia, China, India, Eropa," ucap Sandiaga.

"Kita harus bijak, mereka menjadikan Indonesia infrastruktur dan kapasitas terpasang yang sekarang mengalami perlambatan ekonomi di negaranya masing-masing. Kita (Indonesia) tidak bisa memilih, semua teman," urainya. 

Pemilik Namira Hotel Surabaya, Mustofa selaku pengusaha, turut mengungkapkan,  bawa pengusaha perlu mempertebal pola pikir dan optimisme bersama Ruang Tumbuh Akademi.

"Menjadi pengusaha itu juga harus berilmu. Di Ruang Tumbuh Akademi ini, kita ingin menumbuhkan pengusaha-pengusaha dadakan seperti yang disampaikan Pak Wali Kota tadi, untuk menjadi pengusaha yang baik dan andal. Dan kegiatan ini akan terus dilakukan berkesinambungan, untuk maju bersama," ucap Mustofa. (*)

Pewarta : Lely Yuana
Editor : Faizal R Arief
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.