TIMES JATIM, MALANG – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang, Unit Pelaksana Teknis di bawah Kementerian Pertanian, terus memperkuat tata kelola kelembagaan yang tertib dan akuntabel melalui pembangunan sinergi kearsipan. Upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Tata Naskah Dinas dan Pengelolaan Arsip di Perguruan Tinggi yang diselenggarakan pada Selasa (27/1) di Ruang Sidang Polbangtan Malang.
Kegiatan ini diikuti oleh pejabat struktural dan tenaga kependidikan dari berbagai unit kerja sebagai bagian dari penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang tata naskah dinas dan kearsipan. Workshop menghadirkan narasumber Kepala Bidang Kearsipan Universitas Airlangga, Kuswari, serta narasumber dari Unit Kearsipan I, Biro Umum dan Pengadaan Sekretariat Jenderal (Sekjen) Kementerian Pertanian (Kementan), yakni Bhara Nurpasma, Aris Sampurno, dan Achelle Ratti.
Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Wakil Direktur III Polbangtan Malang, Hamyana, menegaskan bahwa workshop ini merupakan langkah strategis dalam membangun kesamaan pemahaman dan praktik tata naskah dinas serta pengelolaan arsip yang sesuai dengan ketentuan.
“Workshop ini merupakan upaya bersama untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan tata naskah dinas serta pengelolaan arsip yang tertib dan akuntabel. Tata kelola kearsipan yang baik menjadi fondasi penting dalam mendukung kinerja organisasi, akuntabilitas, dan kualitas pelayanan publik,” ujar Hamyana.

Pada sesi materi, Kuswari menyampaikan pentingnya pengelolaan arsip dinamis sebagai memori dan aset institusi yang harus dikelola secara profesional sejak proses penciptaan hingga penyusutan arsip. Pengelolaan arsip yang baik dinilai berperan dalam mendukung pengambilan keputusan, penjaminan mutu kelembagaan, serta akuntabilitas publik. Ia juga menekankan perlunya pembinaan kearsipan yang berkelanjutan dan penguatan kompetensi sumber daya manusia.
Sementara itu, Bhara Nurpasma, Aris Sampurno, dan Achelle Ratti dari Unit Kearsipan I, Biro Umum dan Pengadaan Sekretariat Jenderal (Sekjen) Kementerian Pertanian (Kementan) memaparkan kebijakan dan implementasi tata naskah dinas serta pengelolaan arsip dinamis di lingkungan Kementerian Pertanian. Materi menekankan pentingnya keseragaman penyusunan naskah dinas, pengamanan dokumen resmi negara, serta pemanfaatan Aplikasi SRIKANDI sebagai sistem kearsipan nasional dalam pengelolaan arsip elektronik yang terintegrasi dan terdokumentasi dengan baik.
Disampaikan pula bahwa pengelolaan arsip merupakan tanggung jawab seluruh unit kerja, tidak terbatas pada unit tata usaha. Penerapan tata naskah dinas dan kearsipan yang tertib dinilai berkontribusi langsung terhadap penguatan akuntabilitas kinerja, reformasi birokrasi, serta kualitas pelayanan publik di lingkungan Kementerian Pertanian.
Melalui kegiatan ini, Polbangtan Malang diharapkan mampu mengimplementasikan tata naskah dinas dan pengelolaan arsip secara konsisten dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga mendukung terwujudnya institusi pendidikan vokasi pertanian yang profesional, transparan, dan akuntabel. (*)
| Pewarta | : Rochmat Shobirin |
| Editor | : Ferry Agusta Satrio |