TIMES JATIM, GRESIK – Lanjutan kompetisi bola voli kasta tertinggi Tanah Air Proliga 2026, kembali menyajikan kejutan di seri keempat putaran pertama. Bertanding di GOR Tri Dharma, Gresik, Jumat (30/1/2026), tim putri Jakarta Electric PLN Mobile tampil perkasa dengan membungkam Jakarta Popsivo Polwan lewat kemenangan telak tiga set langsung (25-23, 25-19, 25-12).
Sejak peluit pertama dibunyikan, Electric PLN Mobile langsung tancap gas. Mengandalkan kombinasi senior-junior seperti Poppy Aulia, Ersandrina Devega, Agustin Wulandari dan bintang asing Neriman Ozsoy, Electric PLN Mobile terus menekan. Di sisi lain, Popsivo Polwan yang diperkuat legiun veteran Bhethania De La Cruz dan Yonkaira Pena tampak telat panas. Meski sempat terjadi kejar-mengejar angka, ketenangan Ersandrina Devega di poin kritis membawa Electric PLN Mobile menutup set pertama dengan skor tipis 25-23.
Memasuki set kedua, grafik permainan Popsivo Polwan tak kunjung membaik. Skuad asuhan coach Darko Dobriskov sering melakukan kesalahan sendiri yang menguntungkan lawan. Poppy Aulia tampil gemilang dengan spike-spikenya, yang membuat barisan pertahanan Popsivo Polwan yang digawangi Gendis dan Naysila kewalahan. Electric PLN Mobile memimpin sejak awal dan konsisten menjaga jarak hingga mengakhiri set kedua dengan 25-19.
Set ketiga menjadi antiklimaks bagi Arsela Nuari dkk. Permainan Popsivo Polwan seolah kehilangan arah saat tertinggal jauh 5-15 di pertengahan laga. Ketajaman Neriman Ozsoy di garis depan tidak mampu dibendung oleh blok-blok Chelsa Berliana. Meski mencoba bangkit, selisih poin yang terlalu lebar membuat Electric PLN Mobile melenggang bebas. Set ketiga ditutup dengan skor telak 25-12, sekaligus memastikan kemenangan mutlak bagi Electric PLN Mobile.

Kemenangan ini mempertegas posisi Electric PLN Mobile sebagai kandidat kuat di papan atas klasemen. Sebaliknya, kekalahan ini menjadi evaluasi besar bagi Jakarta Popsivo Polwan, terutama terkait konsistensi permainan dan kecepatan transisi dari bertahan ke menyerang yang terlihat lambat sepanjang laga.
Usai laga asisten pelatih Popsivo Polwan asal Serbia, Bhrana, mengaku timnya banyak tekanan, "Tapi yang jelas sistem permainan kami banyak yang salah, dan kekalahan hari ini sangat pentas," ujarnya.
Sementara itu, kapten tim Popsivo Polwan Amalia Fajrina mengakui permainan timnya dibawah performa terbaiknya, "Kami mengakui juga Electric PLN hari ini bermain baik," kata Amalia Fajrina.
Asisten pelatih Electric PLN Mobile Alim Suseno mengakui bersyukur atas permainan timnya hari ini. "Anak-anak hari ini bermain lepas, dan berhasil melaksanakan seluruh instruksi pelatih dengan baik," kata Alim Suseno.
Sementara kapten tim Electric PLN Mobile, Agustin Wulandari kepada wartawan mengatakan, timnya hari ini sedikit melakukan kesalahan, " Hari ini tim kami bermain cukup baik, dan sedikit melakukan kesalahan," katanya.
Meski hanya diperkuat satu pemain asing, Neriman Ozsoy, menurut Agustin Wulandari, komunikasi tim sangat baik hari ini, "Sehingga kami bisa meredam permainan Popsivo Polwan," katanya. (*)
| Pewarta | : M. Marhaban |
| Editor | : Hendarmono Al Sidarto |