https://jatim.times.co.id/
Berita

Pemkab Jember Bentuk Satgas Terpadu Atasi Stunting

Senin, 26 Januari 2026 - 19:55
Pemkab Jember Bentuk Satgas Terpadu Atasi Stunting Bupati Jember Muhammad Fawait, saat memberikan sambutan pada "Launching Gerakan 1.200 Tenaga Kesehatan: Program Cinta Kesehatan Ibu dan Anak". (Foto : M. Abdul Basid/TIMES Indonesia)

TIMES JATIM, JEMBER

Pemkab Jember mengambil langkah darurat untuk memutus rantai masalah kesehatan kronis di wilayahnya.

Melalui peluncuran Satuan Tugas (Satgas) Terpadu, Bupati Jember Muhammad Fawait memobilisasi 1.200 tenaga kesehatan (nakes) guna menekan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan prevalensi stunting yang selama satu dekade terakhir dinilai berada pada level krisis.

​Acara peresmian yang bertajuk "Launching Gerakan 1.200 Tenaga Kesehatan: Program Cinta Kesehatan Ibu dan Anak" ini digelar di GOR PKSO Kaliwates pada Senin (26/1/2026) sore.

Inisiatif ini menandai pergeseran paradigma penanganan kesehatan di Jember, dari metode administratif konvensional menuju aksi lapangan yang agresif dan terintegrasi.​

Fawait mengungkapkan keprihatinan mendalam atas mandegnya progres kesehatan di Jember.

Data menunjukkan bahwa selama sepuluh tahun terakhir, angka stunting di Jember secara konsisten menempati posisi tertinggi di Jawa Timur tanpa adanya pergerakan signifikan yang menggembirakan.

​"Kita harus jujur pada keadaan. Kondisi stunting dan AKI-AKB di Jember selama satu dekade ini adalah sebuah krisis. Kita tidak bisa lagi bekerja dengan cara-cara lama yang terkotak-kotak. Hari ini, kita memulai era baru dengan sistem satu komando," tegas Fawait di hadapan ribuan nakes dan pejabat daerah.

Ia menjelaskan bahwa ​berbeda dengan inisiatif sebelumnya yang cenderung berjalan sendiri-sendiri di tingkat puskesmas, Satgas Terpadu ini mengintegrasikan berbagai pilar kekuatan daerah

"​Garda Depan Medis adalah 1.200 nakes dan penyuluh KB bertugas memberikan pendampingan langsung secara door-to-door dan Otoritas Wilayah yakni Camat dan Kepala Desa kini memegang tanggung jawab penuh sebagai manajer wilayah untuk memastikan kebijakan kabupaten terserap hingga tingkat RT/RW," jelasnya.

"Sedangkan sektor pendidikan melibatkan pengawas dan kepala sekolah untuk melakukan deteksi dini serta pendataan risiko stunting pada anak usia sekolah dan stabilitas keamanan seperti TNI dan Polri turut dilibatkan untuk memastikan kelancaran program dan membantu mobilisasi warga di daerah-daerah dengan tantangan sosial tertentu," tambahnya.

​Sebanyak 1.200 nakes yang diterjunkan akan disebar secara merata ke 50 Puskesmas.

Fokus utama mereka adalah penguatan edukasi melalui buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) serta deteksi dini kehamilan berisiko tinggi.

​Menyadari tantangan geografis Jember, Pemkab juga mengintegrasikan layanan homecare.

Layanan ini khusus menyasar wilayah pinggiran dan daerah sulit akses seperti Kecamatan Silo dan Jelbuk, memastikan tidak ada ibu hamil atau balita yang luput dari pengawasan medis hanya karena kendala jarak.

​Fawait menetapkan target ambisius agar Jember mampu menurunkan angka stunting secara drastis pada tahun 2026, dengan sasaran jangka panjang menjadi daerah dengan angka stunting terendah di Jawa Timur pada periode 2029-2030.

​Guna memastikan program ini bukan sekadar seremoni, Bupati memberlakukan sistem Key Performance Indicator (KPI) yang ketat bagi seluruh pejabat.

Dengan indikator utama yakni penurunan angka stunting dan AKI-AKB menjadi rapor utama bagi pimpinan OPD, Camat, hingga Kepala Puskesmas dan ​evaluasi berkala yaitu audit kinerja akan dilakukan setiap tiga bulan sekali.

Pejabat yang gagal menunjukkan progres signifikan di wilayahnya akan menghadapi evaluasi jabatan secara menyeluruh.

​"Ini bukan sekadar tugas dinas, ini adalah misi kemanusiaan untuk menyelamatkan generasi masa depan Jember. Mereka yang tidak serius menjalankan amanah ini akan kami evaluasi secara tegas," pungkas Fawait. (*)

Pewarta : M Abdul Basid
Editor : Dody Bayu Prasetyo
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.