https://jatim.times.co.id/
Pendidikan

SMA Garuda dan Sekolah Unggul Terintegrasi Disambut Positif

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:24
SMA Garuda dan Sekolah Unggul Terintegrasi Disambut Positif Para siswa-siswi SMA Taruna Nusantara kampus Malang bersiap menyambut kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto, Selasa (13/1/2026).(FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)

TIMES JATIM, MALANG – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan telah menyiapkan program pendidikan unggul. Yakni, SMA Garuda di tiap provinsi dan sekolah unggulan terintegrasi di seluruh daerah.

Hingga empat tahun mendatang, sekolah unggulan terintegrasi ini direncanakan akan dibangun sampai 500 unit sekolah di kabupaten/kota. Hal itu disampaikan Prabowo Subianto saat meresmikan SMA Taruna Nusantara di Kabupaten Malang, Selasa (13/1/2026).

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang, Alayk Mubarrok mengungkapkan, siap mendukung dan menyambut positif rencana pemerintah seperti disampaikan Presiden Prabowo Subianto.

"Apa yang diprogramkan Presiden Prabowo tentu kita apresiasi dan harus didukung. Bahwa pendidikan sangat penting dan menjadi prioritas beliau selama memimpin Indonesia," kata Alayk Mubarrok.

Disinggung program sekolah unggulan terintegrasi yang dicanangkan Presiden Prabowo, menurutnya dalam hal ini Kabupaten Malang harus betul-betul siap menyambutnya.

"Kabupaten Malang tentunya harus siap sejak awal. Pemerintah daerah, Bupati Malang dan kita di DPRD, akan mendukung dan mempersiapkan kebutuhannya sesuai persyaratan. Bahkan, dalam rentang lima tahun realisasinya, kalau bisa di Kabupaten Malang terbentuk yang pertama di 2026," tandas Alayk.

Selain lahan dan prasarananya lainnya, termasuk pula disiapkan anggaran untuk merealisasikan rencana sekolah unggulan terintegrasi tersebut. 

Alayk Mubarrok menambahkan, ia bersyukur Kabupaten Malang termasuk yang dipilih dan paling siap untuk menjalankan Sekolah Rakyat.

"Di Kabupaten Malang sudah mulai mengarah rancang bangun untuk kemajuan (pendidikan berkualitas) Kabupaten Malang," ungkapnya.

Ini bisa dilihat dari dimulai adanya SMA Taruna Nusantara, kemudian terpilih menyelenggarakan Sekolah Rakyat. Kemudian disusul nantinya, mendirikan SMA Garuda dan sekolah unggulan terintegrasi.

Menurut Alayk, sekolah unggulan terintegrasi nantinya penting bagi masyarakat yang berada di Desil 3,4,5 dan 6. Yakni, di keluarga kelas menengah, tetapi masih rentan terhadap persoalan kemiskinan sewaktu-waktu.

"Maka sekolah unggulan terintegrasi sangat penting, untuk menyelamatkan masyarakat agar pendidikan yang berkualitas tetap terjamin untuk mereka," demikian anggota DPRD dari Fraksi Partai Gerindra ini. 

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paiwei menyatakan, SMA Garuda seperti dicanangkan Presiden Prabowo juga siap direalisasikan. Bahkan, menurutnya tidak menutup kemungkinkan sudah bisa memulai pembelajaran di tahun ajaran pada 2026 ini.

"Kami siap, karena di Jawa Timur ini sekolahnya bagus-bagus dan jadi barometer pendidikan di Indonesia. Nanti kami ajukan semua sekolah (SMA), untuk dipilih Kemendikti," tandas Aries Agung.

Disinggung pola pendidikan SMA Garuda, menurutnya, sangat mungkin mereplikasi praktik pembelajaran baik yang sudah diterapkan seperti di SMA Taruna Nusantara. Terlebih juga, di Jawa Timur sudah ada 6 (enam) SMA Taruna yang sudah berjalan lama dengan prestasi pendidikannya. (*)

Pewarta : Khoirul Amin
Editor : Ferry Agusta Satrio
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.