TIMES JATIM, JEMBER – Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Haji Achmad Siddiq Jember menutup rangkaian peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama RI ke-80 Tahun 2026 dengan tasyakuran, peresmian gedung baru Pascasarjana, serta penyerahan sejumlah penghargaan.
Salah satu penghargaan bergengsi dalam rangkaian kegiatan tersebut diberikan kepada Fakultas Syariah yang dinobatkan sebagai fakultas terbaik dalam Lomba Kantor & Lingkungan Ideal Berbasis Ekoteologi.
Lomba yang berlangsung pada 5–7 Januari 2026 itu menjadi bagian dari Gebyar Kreasi UIN KHAS Jember. Melalui kegiatan ini, kampus mendorong penerapan nilai-nilai ekoteologi, kesadaran ekologis yang bertumpu pada etika keagamaan ke dalam penataan ruang, pengelolaan perkantoran, dan budaya kerja sehari-hari.
Fakultas Syariah meraih peringkat terbaik setelah unggul dalam beberapa indikator utama. Penilaian meliputi kebersihan, keindahan, kerapian, inovasi, serta penerapan prinsip ekoteologi yang mampu menyinergikan nilai-nilai kelestarian lingkungan dengan spirit teologi Islam.
Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Hepni Zain, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unit yang terlibat dalam kompetisi tersebut.
Ia menegaskan, tujuan kegiatan bukan sekadar menentukan pemenang, melainkan membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya lingkungan kerja yang sehat dan ramah lingkungan.
“Keberhasilan lomba ini tidak hanya dihitung dari nilai akhir, tetapi dari tumbuhnya budaya kerja yang lebih hijau, efisien, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa UIN KHAS Jember bertekad menjadi perguruan tinggi keagamaan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga peka terhadap isu-isu ekologis.
Dekan Fakultas Syariah, Wildani Hefni menyambut penghargaan tersebut dengan rasa syukur. Ia menjelaskan, capaian ini merupakan buah kerja bersama seluruh sivitas akademika hingga pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa yang konsisten menghadirkan lingkungan fakultas yang bersih, nyaman, dan berorientasi ibadah.
Menurutnya, penerapan konsep ekoteologi di Fakultas Syariah tidak hanya tampak pada penataan ruang dan kebersihan, tetapi juga melalui berbagai inovasi sederhana yang ramah lingkungan di area fakultas.
“Semoga prestasi ini menjadi energi baru di awal 2026 untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan,” harap alumnus Australian National University (ANU) Canberra tersebut, Selasa (13/1/2026). (*)
| Pewarta | : Moh Bahri |
| Editor | : Ferry Agusta Satrio |