https://jatim.times.co.id/
Berita

Delapan Tahun Tanpa Anggaran Khusus, Kodim 0818/Malang-Batu Tetap Bina Disabil

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:33
Delapan Tahun Tanpa Anggaran Khusus, Kodim 0818/Malang-Batu Tetap Bina Disabilitas Kasdim 0818/Malang-Batu, Mayor (CZe) Zultoni ikut berbagi kebahagiaan bersama anak-anak disabilitas Yayasan Kartika Mutiara Pakisaji (FOTO A: Widodo Irianto/TIMES Indonesia)

TIMES JATIM, MALANG – Tidak ada anggaran khusus, tetapi selama delapan tahun  Kodim 0818/Malang-Batu masih bisa berdiri tegak memberikan binaan terhadap kaum disabilitas yang kini jumlahnya telah mencapai 205 orang.

Kodim 0818/Malang-Batu  menjadi satu-satunya  lembaga satuan komando kewilayahan (teritorial) TNI AD di Indonesia yang masih konsisten memberikan binaan terhadap kaum disabilitas. "Meski dengan perjuangan yang sangat luar biasa," kata Ketua Yayasan Kartika Mutiara Pakisaji, Letda (CBA) Tri Joko kepada TIMES Indonesia.

Hari ini, Selasa (27/1/2026), Yayasan Kartika Mutiara Pakisaji, tempat dimana kaum disabilitas itu mendapatkan perhatian ekstra dari Kodim 0818/Malang-Batu merayakan Ulang Tahunnya yang ke 8.

Dari 205 kaum disabilitas itu, 50-an diantaranya secara fisik sama sekali tidak bergerak kemana-mana. Karena itu bila ada kegiatan seperti Ultah ke 8 Yayasan Disabilitas Kartika Mutiara hari ini, mereka harus dijemput kemudian dibopong atau digendong.

Acaranya digelar di gedung Cinde Wilis Pakisaji, dengan dihadiri Kasdim 0818/Malang-Batu, Mayor (CZe) Zultoni, Camat Pakisaji, Ny Indah Triyanto SIB, serta beberapa rekanan yang selama ini juga ikut peduli. Tema yang diambil "Kita semua berhak bahagia".

Kasdim-0818-b.jpgPara penyandang disabilitas saat tampil bersama di atas panggung pada Ulang Tahun ke 8 Yayasan Kartika Mutiara. (FOTO B: Widodo Irianto/TIMES Indonesia)

"Ya yang utama kami memang akan selalu membuat mereka bahagia. Setelah itu mereka sehat. Karena dengan bahagia, mereka bisa dan mau menjalani kehidupan ini dengan ceria. Karena itu yang ada pada diri mereka. Soal pendidikan nomer dua-lah," kata Tri Joko. 

Mewakili para Babinsa yang selama ini peduli terhadap anak-anak itu, Tri Joko menyatakan  tetap merasa bangga bisa bersama mereka. Meski kami harus memberi perhatian, menggotong mereka ke Koramil Pakisaji agar mereka bisa mendapatkan tambahan ilmu dan kemampuan fisik," tutur Tri Joko.

Sebagian besar anak-anak disabilitas itu memang tidak bisa berjalan, bahkan yang sehari-hari hanya "tergeletak" di rumah mereka tanpa bisa apa-apa. "Tapi sehari-hari mereka kami jemput, kami gotong, kami naikkan ke mobil untuk ke Koramil dimana mereka bisa berinteraksi dengan yang lain," tandas Tri Joko lagi.

Ada kemajuan? Tri Joko mengakui sulit untuk mengukurnya. "Tetapi beberapa hari lalu ada salah satu orang tua mereka menyampaikan kepada kami bahwa anaknya sekarang sudah mau mandi dan mandi sendiri. Itu bagi kami sudah sangat luar biasa," ujarnya.

Dandim 0818/Malang-Batu secara rutin setiap bulan menyumbang 200 liter bensin untuk bahan bakar kendaraan yang digunakan untuk menjemput dan mengembalikan anak-anak itu ke rumahnya.

Pertemuan anak-anak disabilitas ini dilakukan dua kali dalam seminggu. Mereka bukan hanya berasal dari Pakisaji saja, tetapi juga ada yang dari Wajak dan Kepanjen. "Semua kami jemput. Semuanya kami kembalikan lagi ke rumah masing-masing setelah pertemuan rutin itu. Namun ada pula yang maunya berangkat dengan diantar orangtuanya," tambah Tri Joko.

Dari interaksi mereka dalam pertemuan pihak yayasan kemudian memberikan penilaian-penilaian kemajuan, untuk keperluan apa saja yang harus diperlakukan kepada mereka di hari-hari selanjutnya.

Sejauh ini pihak yayasan telah memberikan perhatian bagaimana agar mereka selalu bahagia. Usia mereka antara 4 tahun hingga 43 tahun. "Tetapi sekali lagi mereka adalah berkebutuhan khusus. Meski usianya yang 43 tahun itu, perilakunya juga sama sekali seperti anak kecil. Itu tentu tidak mungkin kami berikan pendidikan seperti layaknya, yang bisa kami lakukan adalah dengan membuatnya tetap bahagia agar tidak menangis," tambah Tri Joko lagi.

Mengapa beberapa Babinsa di jajatan Kodim 0818/Malang-Batu masih komitmen meski melihat kenyataan itu? "Ya ini adalah dorongan rasa peduli kami. Masak kami diam saja menyaksikan realita itu, di depan mata lagi," ujarnya lagi.

Karena terdorong oleh rasa peduli itulah, beberapa Babinsa di jajaran Kodim 0818/Malang-Batu selama ini telah berkomitmen untuk secara rutin berinfaq untuk anak-anak disabilitas itu. Dalam sebulan pihak Yayasan Kartika Mutiara Pakisaji membutuhkan setidaknya Rp 8 juta untuk keperluan para kaum disabilitas itu. (*)

Pewarta : Widodo Irianto
Editor : Ferry Agusta Satrio
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.