https://jatim.times.co.id/
Berita

Dialog Menko Zulhas dengan Siswa Gresik: Bahas Ongkos Distribusi hingga Solusi Pangan

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:50
Kunjungi SMAN Kebomas Gresik, Menko Zulhas Beri Pesan Ketahanan Pangan ke Siswa Menko Pangan Zulkifli Hasan saat menyapa para siswa SMAN 1 Kebomas Gresik. (Foto: Akmal/TIMES Indonesia)

TIMES JATIM, GRESIK – Selama kunjungan dua hari di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, mengunjungi SMAN 1 Kebomas, Rabu (28/1/2026). Dalam kunjungannya, Zulhas memberikan pesan penting kepada para siswa agar sejak dini memahami dan menjaga ketahanan pangan nasional.

Dia menekankan bahwa generasi muda perlu memahami isu pangan secara menyeluruh, mulai dari produksi hingga distribusi. Menurutnya, siswa harus mengetahui berbagai persoalan pangan yang dihadapi.

“Jadi siswa-siswi harus tahu apa itu ketahanan pangan,” ujar Zulhas di hadapan para siswa.

Zulhas juga mengajak tiga siswa untuk berdialog langsung di depan halaman sekolah. Ia melontarkan sejumlah pertanyaan terkait problem pangan, seperti kenaikan harga bahan pokok hingga disparitas harga.

Dia menjelaskan, perbedaan harga tersebut salah satunya dipicu oleh ongkos distribusi. Akibatnya, harga yang diterima petani sering kali berbeda.

“Karena ada ongkos distribusi, sehingga harga dari petani bisa berbeda dengan yang dijual di pasar,” jelasnya.

Jatim Canangkan Program SIKAP

Sementara itu, Sekretaris Daerah Jawa Timur, Adhy Karyono yang turut mendampingi Menko Zulhas menyampaikan bahwa program ketahanan pangan di sekolah telah dicanangkan di wilayahnya.

“Kita ingin siswa menyadari pentingnya ketahanan pangan. Nantinya bisa dimasukkan dalam pelajaran maupun kegiatan ekstrakurikuler yang berorientasi pada keterampilan pangan,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Gresik, Eko Agus Suwandi, menyatakan bahwa sekolah-sekolah di Gresik berkomitmen mendukung penuh program ketahanan pangan.

Eko menambahkan, meski dikenal sebagai daerah industri, sektor pendidikan tetap didorong untuk berperan aktif melalui Program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP). 

Program ini bertujuan menguatkan pembelajaran berbasis praktik sekaligus menanamkan kesadaran ketahanan pangan kepada siswa. 

"Sekolah yang memiliki lahan bisa dimanfaatkan untuk kegiatan ketahanan pangan. Program SIKAP kemarin kami canangkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Kebomas, Komari mengatakan sekolahnya telah menjalankan berbagai kegiatan ketahanan pangan. Salah satunya melalui penanaman bibit secara serentak.

“Di sini kami mengembangkan ketahanan pangan sekolah, salah satunya dengan penanaman anggur,” tuturnya. (*)

Pewarta : Akmalul Azmi
Editor : Deasy Mayasari
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.