https://jatim.times.co.id/
Berita

Kisah Haru Ojol Surabaya Viral Bawa Balita, Eri Cahyadi Datangi Rumahnya dan Beri Solusi Kerja

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:38
Kisah Haru Anna, Driver Ojol Surabaya yang Kini Tak Lagi Harus Bawa Balita Saat Bekerja Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat mengunjungi rumah pasutri ojol yang viral. (FOTO: Humas Pemkot Surabaya)

TIMES JATIM, SURABAYA – Aksi Anna Indrawati, seorang pengemudi ojek online (ojol) yang membawa balitanya saat bekerja, sempat viral dan memicu simpati luas di media sosial. Merespons kondisi tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengunjungi kediaman Anna di Jalan Indrapura Pasar, Kelurahan Perak Utara, Rabu (28/1/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Eri Cahyadi menawarkan solusi jangka panjang melalui program Padat Karya milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bagi Anna dan suaminya. Langkah ini diambil guna meningkatkan taraf hidup pasangan suami istri (pasutri) tersebut agar tidak lagi bergantung pada sektor transportasi daring yang tidak menentu.

Solusi Padat Karya dan Target Kemandirian

Wali Kota Eri menawarkan pekerjaan di sektor pembuatan paving bagi suami Anna, sementara Anna sendiri diarahkan untuk bergabung dalam kelompok menjahit. Strategi ini memungkinkan Anna tetap produktif tanpa harus membawa balitanya ke jalan raya, mengingat salah satu anaknya juga sedang dalam kondisi sakit.

“Saya tawarkan, mau tidak mengubah hidup? Saya sampaikan suaminya jangan ngojek lagi, ada Padat Karya paving. Untuk Ibu Anna, ada program menjahit agar bisa tetap menjaga putrinya di rumah,” ujar Eri Cahyadi.

Eri memberikan target waktu empat bulan bagi keluarga ini untuk menunjukkan perubahan taraf hidup. Ia menegaskan bahwa Pemkot Surabaya tidak ingin warga hanya mengandalkan bantuan sosial tanpa ada upaya transformasi ekonomi.

"Jangan hanya menerima bantuan, karena itu tidak akan mengubah nasib. Saya beri waktu empat bulan untuk mencapai pendapatan yang sejahtera. Nantinya, kisah mereka bisa menjadi inspirasi bagi warga Surabaya lainnya," tegas pria yang akrab disapa Cak Eri tersebut.

Pendampingan dan Intervensi Kesehatan

Tak hanya soal pekerjaan, Pemkot Surabaya juga memberikan pendampingan intensif serta intervensi kesehatan. Cak Eri memastikan balita Anna mendapatkan pengobatan rutin yang difasilitasi oleh RSUD Dr. Mohamad Soewandhie dan Puskesmas setempat melalui kepesertaan BPJS Kesehatan.

Selain itu, Eri meminta peran aktif Ketua RT dan RW untuk memantau perkembangan keluarga tersebut. Menurutnya, perangkat kampung adalah ujung tombak dalam mendeteksi warga yang membutuhkan bantuan pendidikan maupun kesehatan.

“Nanti beliau-beliau ini akan saya jadikan mentor, termasuk Pak RT-nya. Karena yang paling tahu kondisi warga, apakah ada yang putus sekolah atau keluarga miskin, adalah RT dan RW,” pungkasnya.

Dengan intervensi ini, diharapkan keluarga Anna Indrawati dapat segera keluar dari garis kemiskinan dan menjadi contoh sukses program pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat di Kota Pahlawan. (*)

Pewarta : Siti Nur Faizah
Editor : Deasy Mayasari
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.