https://jatim.times.co.id/
Berita

Hampir 5.000 Pelajar Kabupaten Malang Raih Nilai Rata-rata 9, Bupati Sanusi: Ini Lompatan Besar Mutu Pendidikan

Selasa, 27 Januari 2026 - 13:06
Hampir 5.000 Pelajar Kabupaten Malang Raih Nilai Rata-rata 9, Bupati Sanusi: Ini Lompatan Besar Mutu Pendidikan Ilustrasi - Pelajar yang sedang melakukan kegiatan pramuka di Malang. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)

TIMES JATIM, MALANG – Upaya Pemerintah Kabupaten Malang dalam mengejar peningkatan kualitas pendidikan mulai menunjukkan hasil nyata. Sepanjang tahun 2025, tercatat hampir 5.000 pelajar di Kabupaten Malang berhasil mencapai nilai rata-rata 9 pada mata pelajaran utama.

Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M. mengungkapkan, sebanyak 4.980 siswa meraih nilai rata-rata 9 pada empat mata pelajaran inti, yakni Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia.

“Alhamdulillah, di tahun 2025 ini sudah ada anak-anak yang nilai empat pelajaran tersebut rata-ratanya 9. Jumlahnya mencapai 4.980 siswa. Jadi sudah hampir 5 ribu,” ujar Sanusi.

Menurut Sanusi, capaian tersebut menjadi lompatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada awalnya, hanya segelintir siswa yang mampu menembus standar nilai tersebut. Namun, setelah adanya dorongan serius dari pemerintah daerah, sekolah, dan para guru, hasil positif mulai terlihat.

“Sebelumnya hanya sedikit. Tetapi setelah kita dorong, ternyata bisa,” tegasnya.

Capaian ini sekaligus memperkuat kebijakan Pemerintah Kabupaten Malang yang menetapkan nilai rata-rata 9 sebagai target standar mutu pendidikan. Sanusi menilai, nilai kelulusan merupakan tolok ukur penting dalam menentukan kualitas sumber daya manusia, baik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun untuk memasuki dunia kerja.

Ia mencontohkan, di perguruan tinggi, predikat cumlaude kini setara dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,6 atau rata-rata nilai akademik 9. Selain itu, nilai akademik juga menjadi syarat utama untuk masuk sekolah unggulan, seperti SMA Taruna Nusantara. Sekolah tersebut mewajibkan calon siswanya memiliki nilai rata-rata minimal 9 pada mata pelajaran Matematika, IPA, Bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia.

Sanusi berharap, peningkatan jumlah siswa dengan nilai tinggi ini dapat membuka peluang lebih luas bagi pelajar Kabupaten Malang untuk bersaing di tingkat nasional. Ia menegaskan, penetapan target nilai rata-rata 9 bukan untuk membebani siswa, melainkan untuk membangun budaya belajar yang unggul dan berdaya saing.

“Target ini bukan sekadar angka, tetapi investasi jangka panjang untuk kualitas sumber daya manusia Kabupaten Malang,” pungkasnya. (*)


Pewarta : Achmad Fikyansyah
Editor : Imadudin Muhammad
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.