TIMES JATIM, MALANG – Bupati Malang H. M. Sanusi melakukan kunjungan kerja ke sejumlah sekolah unggulan dan sekolah dengan jumlah peserta didik terbatas di Kecamatan Pujon dan Ngantang, Kamis (29/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi pendidikan, layanan kesehatan, serta upaya penanganan stunting di wilayah tersebut.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Malang didampingi jajaran kepala perangkat daerah Kabupaten Malang, Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Ketua TP PKK Kecamatan Pujon dan Ngantang, camat, Forkopimcam, serta para kepala sekolah yang dikunjungi. Salah satu sekolah yang ditinjau adalah SDN 1 Tawangsari, Kecamatan Pujon, yang merupakan sekolah unggulan.
Kedatangan Bupati Malang disambut dengan penampilan tarian dari para siswa. Bupati kemudian meninjau ruang UKS dan menyaksikan langsung proses kegiatan belajar mengajar dari kelas I hingga kelas VI. Saat kunjungan berlangsung, para siswa juga tengah mengikuti kegiatan Makan Bergizi (MBG) yang diawali dengan doa bersama.
Selain sektor pendidikan, Bupati Malang juga mengunjungi UPT Puskesmas Pujon untuk memastikan kesiapan dan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dalam peninjauan tersebut, Bupati mengecek sejumlah fasilitas, mulai dari layanan pediatri hingga ruang ultrasonografi (USG), guna memastikan pelayanan berjalan optimal dan sesuai standar.
Pada kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Kabupaten Malang menyerahkan Paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada sejumlah balita sebagai bagian dari upaya peningkatan gizi dan kesehatan anak sejak usia dini.
Kunjungan dilanjutkan ke rumah warga yang memiliki balita stunting. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Malang menyerahkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Malang sebagai bentuk perhatian serta dukungan dalam percepatan penanganan stunting.
“Syukur Alhamdulillah, saya berkesempatan mengunjungi sekolah unggulan di Kecamatan Pujon dan Ngantang. Saya juga meninjau puskesmas serta warga dengan balita stunting untuk memastikan tindak lanjut penanganannya,” ujar Bupati Malang.
Selain sekolah unggulan, Bupati Malang juga meninjau sekolah dengan jumlah peserta didik terbatas, yakni SDN 1 Bendosari di Kecamatan Pujon yang memiliki 37 siswa, serta SDN 2 Mulyorejo di Kecamatan Ngantang dengan jumlah siswa sebanyak 51 orang. Rangkaian kunjungan ditutup dengan peninjauan ke SMP Negeri 1 Ngantang, sekolah unggulan di wilayah tersebut.
Pada kesempatan itu, Bupati Malang juga meresmikan batik cap khas SMPN 1 Ngantang dan meninjau berbagai karya seni siswa. Ia juga menyerahkan santunan kepada perwakilan murid. Bupati Malang turut memberikan motivasi kepada para siswa agar terus giat belajar demi meraih cita-cita.
“Adik-adik harus terus belajar agar menjadi pintar. Jika pintar, kelak bisa menjadi presiden. Untuk masuk sekolah unggulan seperti SMA Taruna Nusantara di Kecamatan Pagak, nilai Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan IPA harus mencapai 9. Karena itu, teruslah belajar,” katanya. (*)
| Pewarta | : Achmad Fikyansyah |
| Editor | : Ferry Agusta Satrio |