TIMES JATIM, PONOROGO – Ketagihan karaoke TE (28) gelap mata. Warga Desa Lembah Kecamatan Babadan Ponorogo ini nekat mencuri motor dan menghabiskan uang hasil kejahatannya untuk bersenang-senang dengan lady companion (LC) atau pemandu lagu.
Tidak hanya sepeda motor yang dicuri, tersangka TE juga mengambil handphone serta uang milik Novia Martin yang merupakan tetangganya.
Tersangka TE ditangkap anggota Satreskrim Polres Ponorogo saat akan menjual motor curianya ke salah satu showroom di Kabupaten Jombang, karena TE kesulitan menjual barang hasil curiannya di wilayah Ponorogo.
"Awalnya kita mendapatkan laporan tentang pencurian sepeda motor, kemudian kita lakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka, di wilayah Jombang saat menjual motor hasil curiannya," ungkap Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, saat press conference Senin (20/1/2025).
AKBP Andin Wisnu Sudibyo menambahkan, modus yang dilakukan tersangka yakni mengambil motor yang masih tertancap dengan kunci. Tersangka yang masih satu desa dengan korban sebelumnya telah mengamati kebiasaan korban yang lupa mencabut kunci kendaraan bahkan tersangka sempat menyantap makanan milik korban.
Tak hanya itu tersangka Tommy yang terkenal sakti juga sempat buang hajat didepan rumah korban dengan tujuan korbannya tertidur lelap sehingga aksinya tidak ketahuan.
"Tersangka ini nekat lewat pintu belakang rumah, lalu melakukan pencurian sepeda motor korban," jelas AKBP Andin Wisnu Sudibyo
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Rudi Hidayanto menambahkan tak hanya mencuri sepeda motor, tersangka juga mengambil telepon genggam dan uang milik korban senilai Rp600 ribu.
"Korban baru mengetahui motor dan telpon genggamnya hilang keesokan harinya dan langsung melapor," katanya.
Seusai mencuri sepeda motor korban, tersangka langsung menjualnya ke showroom di Kabupaten Jombang. Namun, belum sempat melakukan transaksi pelaku berhasil diringkus anggota Satreskrim Polres Ponorogo.
"Belum sempat dijual, tapi memang rencananya dijual ke showroom daerah Jombang," tukas AKP Rudi Hidayanto.
Saat ditanya wartawan, tersangka mengaku rencananya uang hasil penjualan motor curiannya tersebut akan digunakan untuk berkaraoke bersama Lady Companion (LC).
"Mau saya gunakan karaoke, tapi tertangkap dulu," akunya dengan wajah memelas.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka Tommy dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara 7 tahun. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Ketagihan Karaoke, Pria di Ponorogo Nekat Curi Motor
Pewarta | : M. Marhaban |
Editor | : Deasy Mayasari |