TIMES JATIM, MALANG – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Malang menghadapi sejumlah kendala dalam pelaksanaan pembangunanya. Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan lahan strategis yang sesuai dengan kebutuhan program.
Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Budiar Anwar, mengatakan KDMP merupakan program nasional yang di tingkat daerah dikoordinasikan oleh Komandan Distrik Militer (Dandim) sebagai penanggung jawab. Meski demikian, Pemkab Malang tetap terlibat aktif dalam mendukung kelancaran program tersebut.
“KDMP itu adalah program dari pemerintah pusat. Di daerah, Pak Dandim sebagai penanggung jawab. Saya kira memang ada kendala, tapi semuanya bisa diatasi,” kata Budiar Anwar.
Ia tak menampik jika persoalan utama yang dihadapi saat ini adalah pencarian lokasi lahan yang strategis, khususnya yang berada di tepi jalan raya. Menurutnya, sebagian besar aset yang ada, justru berada di area belakang atau tidak langsung menghadap jalan utama.
“Lahan memang menjadi masalah karena harus mencari yang berada di pinggir jalan raya dan strategis. Aset Pemkab itu kebanyakan ada di belakang, sementara mencari yang di depan sekarang agak kesulitan,” ujarnya.
Meski begitu, Budiar menegaskan Pemkab Malang terus berupaya mencari solusi terbaik agar pembangunan KDMP tetap dapat berjalan sesuai rencana. Ia optimistis saat peluncuran resmi program tersebut, lokasi yang dipilih sudah memenuhi kriteria.
“Lambat laun pasti bisa. Pada saat launching nanti, apalagi rencananya dengan Bapak Presiden, tentu akan dicari yang terbaik,” katanya.
Terkait pemanfaatan aset daerah, Budiar mengungkapkan bahwa beberapa aset Pemkab Malang telah digunakan untuk mendukung KDMP, meski ia tidak menyebutkan secara rinci lokasi aset tersebut.
“Ada beberapa aset Pemkab yang sudah dipakai, meskipun saya tidak tahu persis titiknya. Kita saling membantu,” ujarnya.
Selain aset milik pemerintah daerah, dukungan juga datang dari pemerintah desa. Menurut Budiar, banyak desa yang ikut berperan aktif menyediakan lahan dan mendukung pelaksanaan KDMP sebagai bagian dari program strategis nasional.
“Kebanyakan dari desa. Semua saling membantu dan saling mendukung kegiatan program Bapak Presiden,” ujarnya. (*)
| Pewarta | : Achmad Fikyansyah |
| Editor | : Ferry Agusta Satrio |