TIMES JATIM – Pemkot Malang memastikan Stadion Gajayana siap menjadi lokasi utama peringatan Hari Lahir (Harlah) 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) bertajuk Memperkokoh Jam’iyah Tradisi, Kontribusi, dan Meningkatkan Peradaban. Kesiapan tersebut didukung kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) serta instansi terkait.
Diketahui, Kota Malang resmi ditetapkan sebagai tuan rumah peringatan Harlah 1 Abad NU.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat selaku Ketua Panitia Lokal menyatakan kesiapan penuh mengawal jalannya kegiatan tersebut.
Ia memperkirakan sekitar 40.000 hingga 50.000 bahkan sampai ratusan ribu jemaah akan memadati pusat kegiatan, khususnya di Stadion Gajayana pada 8 Februari 2026 mendatang.
“Kami terus berkoordinasi dengan pimpinan daerah di Malang Raya. Teknis parkir, titik drop-off, hingga jadwal kedatangan jemaah dari berbagai daerah sudah dipetakan agar tidak terjadi penumpukan,” ujar Wahyu, Rabu (21/1/2026).
Untuk meminimalisir kemacetan, rangkaian acara dijadwalkan dimulai pukul 03.00 WIB dan selesai pada pukul 08.00 WIB. Terkait potensi kehadiran Presiden RI, Pemkot Malang masih berkoordinasi dengan PWNU Jawa Timur guna penyesuaian protokol pengamanan.
“Intinya, Kota Malang siap menyambut tamu dan jemaah. Kami ingin momentum satu abad NU ini berjalan khidmat dan membawa manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Sementara, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi menyebut, Stadion Gajayana secara prinsip siap digunakan untuk kegiatan berskala besar. Kapasitas stadion diperkirakan mampu menampung 20 hingga 25 ribu jemaah.
“Area rumput stadion dapat menampung sekitar 10 ribu orang, sedangkan tribun maksimal sekitar 15 ribu jemaah,” ungkapnya.
Sebagai antisipasi lonjakan kehadiran, Pemkot Malang juga menyiapkan kawasan luar stadion. Area sekitar Stadion Gajayana diperkirakan mampu menampung hingga 70 ribu orang, sehingga total daya tampung dapat mengakomodasi sekitar 100 ribu jemaah.
“Jika jumlah jemaah melebihi kapasitas stadion, kawasan luar akan dimanfaatkan. Jalan-jalan sekitar sudah kami kondisikan,” katanya.
Ia menambahkan, penyiapan kawasan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan seluruh OPD, termasuk pemenuhan infrastruktur pendukung seperti akses jalan, air minum, dan fasilitas wudhu.
“Semua OPD bergerak bersama. Ini bentuk kolaborasi untuk menyukseskan peringatan 1 Abad NU di Stadion Gajayana,” tuturnya.
Tak hanya OPD, instansi vertikal dan horizontal juga dilibatkan guna memastikan kelancaran serta keamanan acara. Pemkot Malang menegaskan seluruh sumber daya yang ada akan dimaksimalkan.
“Intinya semua berkolaborasi dan siap menyambut Harlah 1 Abad NU,” tandasnya. (*)
| Pewarta | : Rizky Kurniawan Pratama |
| Editor | : Ferry Agusta Satrio |