https://jatim.times.co.id/
Berita

Puluhan Siswa SMKN 11 Semarang Alami Gejala Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis

Jumat, 09 Januari 2026 - 19:15
Puluhan Siswa SMKN 11 Semarang Alami Gejala Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis Ilustrasi - Keracunan Makanan (Foto: pngtree)

TIMES JATIM, JAKARTA – Sedikitnya 75 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 11 Semarang dilaporkan mengalami mual, muntah, pusing, hingga sakit perut setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (8/1) dan dikonfirmasi oleh pihak Dinas Pendidikan Jawa Tengah.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Jawa Tengah, Haris Wahyudi, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia mengatakan seluruh siswa yang mengalami keluhan berasal dari satu sekolah, yakni SMKN 11 Semarang.

“Sekitar pukul 16.00 WIB ada beberapa siswa yang mengalami gejala seperti mual dan pusing. Dari pendataan sementara, tercatat 75 siswa yang melaporkan keluhan tersebut,” ujar Haris saat dikonfirmasi di Semarang, Jumat.

Menurut Haris, gejala mulai dirasakan beberapa jam setelah siswa menyantap MBG yang dibagikan di sekolah. Dari total 75 siswa yang mengalami keluhan, empat siswa sempat menjalani perawatan di rumah sakit. Dua di antaranya telah diperbolehkan pulang, sementara siswa lainnya hanya menjalani perawatan di rumah.

Ia menjelaskan bahwa jumlah siswa SMKN 11 Semarang mencapai sekitar 1.400 orang dan seluruhnya mengonsumsi menu MBG. Namun, hanya sebagian kecil yang melaporkan gejala gangguan kesehatan.

Dari laporan yang diterima pihak sekolah dan dinas, sejumlah siswa menyebut menu MBG yang dikonsumsi pada hari tersebut terasa berbeda dibandingkan hari-hari sebelumnya. Bahkan, terdapat keluhan terkait aroma makanan yang dinilai tidak seperti biasanya.

“Memang ada laporan dari siswa bahwa makanannya agak bau dan terasa berbeda,” kata Haris.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri telah berjalan di SMKN 11 Semarang sejak Agustus 2025 dan baru kali ini terjadi laporan gangguan kesehatan massal.

Menu MBG yang dibagikan saat kejadian meliputi nasi, oseng labu, perkedel tahu, ayam suwir, dan buah semangka. Dugaan sementara, keluhan siswa berasal dari lauk ayam yang diduga dalam kondisi tidak layak konsumsi. Meski demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil evaluasi dan pemeriksaan lebih lanjut.

Sebagai langkah awal, penyaluran MBG di SMKN 11 Semarang dihentikan sementara. Evaluasi dilakukan bersama sejumlah pihak terkait, termasuk tim dari Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat.

“Untuk sementara MBG dihentikan sambil dilakukan evaluasi dan penelusuran penyebabnya. Ini masih dugaan awal,” ujar Haris.

Ia menegaskan bahwa penanganan terhadap siswa dilakukan secara cepat. Siswa yang mengalami gejala langsung dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. (*)

Pewarta : Antara
Editor : Imadudin Muhammad
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.