https://jatim.times.co.id/
Wisata

Menjelajah Donomulyo Kabupaten Malang, Sejumlah Desa yang Sarat Cerita Sejarah

Sabtu, 10 Januari 2026 - 09:08
Menjelajah Donomulyo Kabupaten Malang, Sejumlah Desa yang Sarat Cerita Sejarah Kunjungan tim Jejak Kearifan di Museum Polri yang ada di Desa Sumberoto Donomulyo Kabupaten Malang, Jumat (9/1/2026) sore. (Foto: Amin/TIMES Indonesia)

TIMES JATIM, MALANG – Peninggalan cerita dan warisan budaya banyak tersimpan di wilayah Kecamatan Donomulyo, daerah yang berada di pinggiran selatan Kabupaten Malang. Sejarah dan peradaban muncul dalam kehidupan sosio-kultur masyarakat kawasan pesisir Malang Selatan ini.

Konon, di wilayah kecamatan Donomulyo merupakan tanah pejuang, yang menyimpan cerita sejarah perjuangan di masa silam. Di balik kekayaan alam yang dimiliki, di daerah ini pernah menjadi medan sejarah perjuangan yang mungkin belum banyak diketahui orang.

Tercatat, sejumlah nama desa di wilayah Kecamatan Donomulyo menyimpan berbagai cerita yang bermula dari situasi kehidupan sosial kala itu. 

Wilayah yang menyimpan sejarah ini salah satunya ada di Desa Mentaraman. Di kawasan desa ini disebutkan bermula nama berkumpulnya orang-orang dari Mataram yang mencari daerah aman dan penghidupan setelah situasi perang.

Terdapat pula Desa Sumberoto, yang terdapat Monumen Polri. Monumen bersejarah ini dibangun sebagai pengingat sejarah korban kebiadaban gerakan pemberontakan PKI terhadap empat anggota kepolisian tahun 1948.

Desa-Sumberoto-Donomulyo-Kabupaten-Malang-2.jpg

Empat anggota polisi tersebut tercatat Inspektur Polisi Lilik Puguh, Agen Polisi A. Jusuf, Agen Polisi Musiatun, dan Agen Polisi Pramu.

Monumen ini terdapat di area perkebunan dan permukiman desa, yang masuk sekitar 1 kilometer dari jalan Raya Sumberoto Ampelgading.

Monumen Polri dibangun tahun 1971, dan diresmikan Kepala Daerah Kepolisian X Jawa Timur, Brigjen Polisi S. Samsoeri Mertojoso.

Kapolsek Donomulyo AKP Gunawan Marsudi menjelaskan, Monumen Polri ini sebagai pengingat bahwa di wilayah Desa Sumberoto ini merupakan tempat ditemukan korban pembantaian anggota polisi saat bertugas, oleh anggota PKI.

"Ceritanya, empat anggota polisi yang namanya diabadikan di Museum Polri ini korban pembantaian PKI di tempat ini. Jadi, setelah diculik di kantor diseret sampai daerah ini dan ditemukan meninggal," terang AKP Gunawan, saat menemui kunjungan tim Jejak Kearifan Amartya Bhumi Kepanjian, Jum'at (9/2/2026) sore. (*)

Pewarta : Khoirul Amin
Editor : Imadudin Muhammad
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.