https://jatim.times.co.id/
Berita

Dishub dan Polresta Malang Kota Siapkan Rekayasa Lalin dan Kantong Parkir Jelang Harlah 1 Abad NU

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:12
Dishub dan Polresta Malang Kota Siapkan Rekayasa Lalin dan Kantong Parkir Jelang Harlah 1 Abad NU Arus Lalin di Kayutangan Kota Malang. (Foto: Tria Adha/TIMES Indonesia)

TIMES JATIM, MALANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang bersama Satlantas Polresta Malang Kota menyiapkan rekayasa lalu lintas dan kantong parkir untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan saat peringatan Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, 7–8 Februari mendatang.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Malang, Anis Januar, memastikan rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara maksimal, terutama di kawasan pusat keramaian. Sejumlah ruas jalan di sekitar Stadion Gajayana dipastikan menjadi titik pengalihan arus.

“Titik-titik pengalihan arus tentu di jalan gunung-gunung, seperti Jalan Semeru, Bromo, Welirang, Tangkuban Perahu, Arjuno, dan jalan lainnya,” ujar Anis, Rabu (21/1/2026).

Sementara itu, jalur utama seperti kawasan Kayutangan hingga Alun-Alun Merdeka tetap difungsikan. Namun, masyarakat diimbau membatasi aktivitas di kawasan tersebut selama kegiatan berlangsung, kecuali untuk kepentingan mendesak.

“Jalur utama tetap mengalir, tapi kami harapkan masyarakat tidak beraktivitas jika tidak mendesak,” ungkapnya.

Anis memperkirakan kepadatan lalu lintas tidak dapat dihindari mengingat jumlah jemaah yang diprediksi mencapai hingga 100 ribu orang. Jika sebagian besar datang menggunakan bus dan kendaraan pribadi, jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Malang bisa sangat besar.

“Kalau satu bus kapasitasnya 40 orang, dikalikan 100 ribu jemaah, bisa mencapai sekitar 2.500 bus,” katanya.

Terkait titik parkir, Dishub Kota Malang mengaku telah melakukan pemetaan. Namun, skema parkir masih terus dibahas dan belum ditetapkan secara final.

“Kami sudah memetakan titik parkir, tapi masih dirapatkan dan belum final,” tuturnya.

Ia menambahkan, rangkaian Harlah 1 Abad NU dimulai sejak malam 7 Februari hingga subuh 8 Februari, sehingga kepadatan lalu lintas diperkirakan berlangsung cukup lama.

“Pengalaman di Sidoarjo tahun lalu sampai macet total hingga tol. Di Malang kami berharap lalu lintas tetap mengalir, meski kepadatan tidak bisa dihindarkan,” imbuhnya.

Untuk memastikan kelancaran kegiatan berskala besar ini, Dishub Kota Malang juga melakukan koordinasi lintas wilayah, mulai dari Malang Raya hingga pemerintah provinsi.

“Koordinasi kami lakukan sampai tingkat provinsi,” ucapnya.

Terpisah, Kasatlantas Polresta Malang Kota AKP Rio Angga Prasetyo menyatakan pihaknya masih mempelajari detail kegiatan sebelum menetapkan pola pengamanan dan rekayasa lalu lintas.

“Kami pelajari dulu kegiatan dan lokasinya seperti apa. Selanjutnya kami komunikasikan dengan Dishub terkait pengamanan jalur dan penyiapan kantong parkir,” kata Rio.

Ia menambahkan, kepolisian akan menggelar rapat koordinasi, melakukan survei jalur dan lokasi kegiatan, serta menyiapkan personel untuk pengamanan dan rekayasa lalu lintas.

“Kalau memang diperlukan untuk jemaah atau tamu yang hadir, kami akan siapkan kantong-kantong parkir,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kota Malang diproyeksi menjadi tuan rumah Harlah 1 Abad NU yang bakal digelar 7-8 Februari 2026 mendatang. Stadion Gajayana akan menjadi titik utama gelaran harlah tersebut.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat memprediksi setidaknya akan ada 100.000 lebih jemaah yang akan hadir dan mengikuti rangkaian Harlah 1 Abad NU di Kota Malang.

Oleh sebab itu, ia mengerahkan seluruh OPD terkait dan koordinasi dengan jajaran samping hingga pemerintahan di Malang Raya untuk mensukseskan gelaran tersebut.(*)

Pewarta : Rizky Kurniawan Pratama
Editor : Imadudin Muhammad
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.