TIMES JATIM, BANYUWANGI – Warga Banyuwangi, Jawa Timur, kini bisa lebih aman dan tenang saat berkendara melewati Simpang 4 Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi.
Tak perlu lagi was-was menghadapi kepadatan lalu lintas termasuk, pengendara yang tiba-tiba melaju kencang, sebab Traffic Light atau lampu lalu lintas baru resmi aktif, pada Rabu (21/1/2026).
Aktivasi Traffic Light yang terpasang sejak triwulan ke-4 tahun 2025 ini melibatkan kolaborasi lintas instansi, mulai dari Dinas Perhubungan (Dishub) Banyuwangi, Unit Pelaksana Teknis Pengelola Prasarana Perhubungan Lalu Lintas Angkutan Jalan (UPT P3 LLAJ) Banyuwangi Dishub Jatim dan Satlantas Polresta Banyuwangi.
Keberadaan lampu lalu lintas yang telah aktif di keempat sisi itu, diharapkan mampu menertibkan arus lalu lintas di kawasan terkenal dengan volume kendaraan yang tinggi. Apalagi jalur yang berstatus jalan nasional Jember-Banyuwangi itu, selalu ramai oleh hiruk-pikuk kendaraan kecil hingga kendaraan besar selama 24 jam.
Selain itu, Traffic Light simpang 4 Gladag tersebut juga menjadi batas dua desa yakni Desa Bubuk di sebelah barat dan Desa Gladag di timur.
“Semoga dengan Traffic Light baru ini arus lalu lintas makin lancar dan lebih aman. Karena di simpang 4 Gladag tersebut sering padat dan menimbulkan macet,” kata Kepala Dishub Banyuwangi, I Komang Sudira Atmaja melalui Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Hendra Lesmana, Rabu (21/1/2026).
Tak hanya itu, Hendra juga berharap adanya Traffic Light tersebut dapat mengurangi jumlah kejadian kecelakaan di simpang 4 Gladag tersebut.
“Adanya Traffic Light di simpang 4 Gladag ini menjadi atensi untuk adanya yang mengatur pengendara dalam berlalu lintas, demi meminimalisir insiden yang tak diinginkan,” tuturnya.
Hendra mengimbau, agar masyarakat bisa tertib lalu lintas dengan mematuhi rambu lalu lintas khususnya Traffic Light di simpang 4 Gladag yang telah resmi beroperasi tersebut.
Selain itu, masyarakat juga dilarang menerobos Traffic Light agar menghindari kecelakaan, sehingga menciptakan kenyamanan bagi sesama pengendara.
“Mohon patuhi rambu lalu lintas dan sayangilah nyawamu, ingat ada keluarga menunggu dirumah,” pesan Hendra kepada masyarakat. (*)
| Pewarta | : Syamsul Arifin |
| Editor | : Imadudin Muhammad |