https://jatim.times.co.id/
Pendidikan

Nilai TKA dan SNBP: Bukan Syarat Wajib, tapi Jadi Peta Akademik Siswa

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:36
Simpang Siur Nilai TKA Berlaku atau Tidak untuk SNBP, Begini Tanggapan Sekolah Ilustrasi siswa SMA mengerjakan te kemampuan akademik (TKA). (FOTO: garuda-21.com)

TIMES JATIM, MALANG – Kabar mengenai apakah nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) berlaku atau tidak dalam pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) belakangan memicu kebingungan di kalangan siswa. Padahal, keberlakuan nilai TKA dalam jalur SNBP sepenuhnya menjadi kebijakan masing-masing perguruan tinggi penerima.

Tes Kemampuan Akademik telah dilaksanakan sejak November 2025 oleh siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di seluruh Indonesia. Meski bersifat tidak wajib, banyak sekolah mendorong siswanya untuk mengikuti TKA, termasuk SMAN 8 Malang yang melibatkan sekitar 320 siswanya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 8 Malang, Yudi Christanto, menjelaskan bahwa TKA tidak berkaitan dengan kelulusan siswa. Dalam konteks SNBP, nilai TKA difungsikan sebagai nilai pendukung untuk memvalidasi rapor, bukan sebagai syarat utama.

“Nilai TKA memang untuk validasi rapor dan bukan syarat kelulusan,” ujar Yudi.

Menurutnya, sekolah membutuhkan instrumen standarisasi akademik siswa, dan TKA menjadi salah satu alat yang relevan. Selain membantu sekolah, TKA juga berfungsi sebagai sarana pemetaan kemampuan siswa bagi pemerintah.

Yudi menegaskan, digunakan atau tidaknya nilai TKA dalam seleksi SNBP bergantung pada kebijakan kampus masing-masing. Namun demikian, pelaksanaan TKA tetap memberikan dampak positif, baik bagi siswa, guru, maupun sekolah, sekaligus membuka peluang penyesuaian kebijakan pendidikan ke depan.

SMAN-8-Malang.jpg

“Kita mengikuti saja ketentuan dari pemerintah. Pasti ada manfaatnya dan tidak akan sia-sia,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 8 Malang, Nuraeni, menilai TKA sebagai bentuk dorongan agar siswa terus berkembang. Menurutnya, nilai TKA masih dapat dimanfaatkan siswa untuk mendaftar melalui jalur seleksi lain, tentu sesuai dengan ketentuan masing-masing perguruan tinggi atau instansi.

Ia juga menyoroti dampak positif TKA terhadap budaya belajar siswa. Kehadiran TKA mendorong siswa lebih disiplin dan serius mempersiapkan diri, terlebih karena karakter soal TKA dinilai mirip dengan soal Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK).

“Soal-soal TKA hampir menyerupai UTBK, sehingga menjadi sarana latihan yang baik bagi siswa,” kata Nuraeni.

Untuk mendukung kesiapan siswa, SMAN 8 Malang juga menyediakan program bimbingan belajar menjelang pelaksanaan TKA. Langkah ini diharapkan membantu siswa beradaptasi dengan pola soal dan meningkatkan kepercayaan diri.

Meski demikian, Nuraeni menilai pelaksanaan TKA masih perlu penyempurnaan, khususnya dari sisi sistem dan teknis. Ia menyebut kebijakan TKA yang hadir secara mendadak membuat sekolah belum sepenuhnya siap dari segi sarana dan prasarana. Bahkan, menurutnya, konsep standarisasi seperti Ujian Nasional yang kini ditiadakan masih dibutuhkan dalam konteks pemetaan mutu pendidikan.

Di tengah informasi TKA yang masih simpang siur, sekolah berharap siswa yang telah mengikuti TKA dapat memanfaatkannya sebagai refleksi kemampuan diri dan bekal untuk menentukan pilihan bidang studi sesuai potensi dan minat masing-masing. (*)

Pewarta : Miranda Lailatul Fitria (MG)
Editor : Imadudin Muhammad
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.