https://jatim.times.co.id/
Pendidikan

Raih Rekor MURI dan Bangun Edu Park, UIN Malang Didorong Menag Jadi Pusat Ilmuwan Dunia

Minggu, 08 Februari 2026 - 14:29
Desain Kampus Bentuk Lafaz Bismillah, UIN Malang Raih Rekor MURI UIN Malang saat menerima rekor muri Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar melihat rencana pembangunan Edu Park. (Foto: Galih/TIMES Indonesia)

TIMES JATIM, BATU – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali mencatatkan sejarah. Kampus UIN Malang resmi menerima penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) bersamaan dengan peresmian dimulainya pembangunan Edu Park di Kampus 3, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Minggu (8/2/2026).

Rekor MURI tersebut diberikan atas keunikan desain kawasan kampus yang membentuk lafaz Bismillahirrahmanirrahim. Hal ini mengukuhkan UIN Malang sebagai satu-satunya perguruan tinggi di Indonesia dengan konsep arsitektur religius berskala kawasan yang terintegrasi.

Capaian prestisius ini diapresiasi langsung oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar. Ia menilai UIN Malang memiliki potensi besar menjadi pusat lahirnya ilmuwan Muslim kelas dunia jika mampu memaksimalkan riset dan kualitas akademik.

Nasaruddin menyebut UIN Malang memiliki keunggulan distingtif dibanding kampus lain di bawah naungan Kementerian Agama, mulai dari kontur alam, luas wilayah, hingga konsep pengembangan multikampus dalam satu kawasan terpadu.

“Kampus ini punya distingsi yang kuat. Alamnya mendukung, lahannya luas, dan pengembangan kawasan terintegrasi. Ini modal besar untuk melahirkan pusat keilmuan kelas dunia,” ujar Menag di sela kegiatan.

Terkait upaya internasionalisasi, Menag menekankan bahwa pencapaian tidak boleh berhenti pada kuantitas mahasiswa asing semata, melainkan harus diwujudkan dalam kualitas ilmu pengetahuan yang dihasilkan. Ia mendorong penguatan riset sebagai kunci utama melalui temuan orisinal yang diakui secara global dan memiliki paten internasional.

Menteri-Agama-RI-UIN-Malang-2.jpg

“Hasil keilmuan lahir dari penelitian mendalam. Dari situ akan lahir peneliti yang menghasilkan karya orisinal dan diakui dunia,” tegasnya.

Nasaruddin optimistis UIN Malang berpeluang melahirkan ilmuwan kelas dunia, bahkan tidak menutup kemungkinan munculnya calon peraih Nobel dari kampus berlogo Ulul Albab tersebut.

Selain aspek akademik, Menag menilai lanskap geografis Kampus 3 UIN Malang sangat mendukung tradisi keilmuan. Kawasan perbukitan dengan latar pegunungan tersebut dinilai memiliki kemiripan dengan wilayah yang melahirkan filsuf dan ilmuwan besar dunia, seperti Athena di Yunani hingga California di Amerika Serikat.

“Lingkungan alam seperti ini secara historis banyak melahirkan tradisi intelektual kuat. Kampus berada di kawasan terbuka dengan panorama pegunungan, ini sangat potensial,” tuturnya.

Di sisi lain, pembangunan Edu Park di kawasan Kampus 3 menjadi bagian dari peta jalan jangka panjang UIN Malang sebagai kawasan pendidikan terpadu berbasis green campus dan smart Islamic university.

Menag mengaku bangga atas kemampuan UIN Malang mengintegrasikan potensi akademik, lingkungan, dan infrastruktur fisik menjadi kesatuan institusi yang solid. Integrasi ini dianggap sebagai fondasi penting dalam mencetak pemimpin masa depan.

Ia pun berpesan kepada mahasiswa agar memanfaatkan seluruh fasilitas dan ekosistem intelektual yang ada. “Tidak ada alasan untuk tidak menjadi generasi unggul jika berada di lingkungan seperti ini. Ini adalah kawasan penuh keberkahan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kawasan Kampus 3 UIN Malang dirancang di atas lahan seluas ratusan hektare. Keunikan utamanya terletak pada tata letak bangunan utama yang jika dilihat dari udara membentuk lafaz Bismillah secara utuh. (*)

Pewarta : Galih Rakasiwi
Editor : Deasy Mayasari
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.