https://jatim.times.co.id/
Ekonomi

APBN Kediri Raya Tutup 2025 dengan Perkembangan Positif Month to Month

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:04
APBN Kediri Raya Tutup 2025 dengan Perkembangan Positif Pemaparan kinerja APBN Kediri Raya di Kantor KPPN Kediri (foto: Yobby/TIMES Indonesia)

TIMES JATIM, KEDIRI – Kinerja APBN Kediri Raya ditutup dengan baik di penghujung 2025. Sampai dengan Desember Tahun 2025, secara month to month mengalami ekspansi baik penerimaan maupun belanjanya, kinerja APBN Kediri raya masih menunjukkan perkembangan positif. 

"Pendapatan baik dari perpajakan maupun PNBP mengalami ekspansi MtM, perpajakan sebesar 11,69% sedangkan PNBP sebesar 11,66%. Secara total sampai dengan Desember 2025 telah membukukan penerimaan sebesar Rp23.372,21 miliar, Perpajakan sebesar Rp22.842,3 miliar dan PNBP sebesar Rp530,41 miliar," ungkap Kepala KPPN Kediri Moch Izma Nur Choironi, Kamis, (22/01/2026). 

Izma, sapaan akrabnya, mengungkapkan KPP Pratama Kediri yang membawahi wilayah Kota Kediri sampai dengan Desember 2025 membukukan penerimaan sebesar Rp315.405,63 miliar atau 86,52% dari target tahun 2025, ekspansi sebesar 9,87% YoY.

"KPP Pratama Pare dengan wilayah Kabupaten Kediri dan Kab Nganjuk membukukan penerimaan sebesar Rp841,882 miliar atau 73,78% dari target tahun 2025, dengan pertumbuhan minus 1,77%," tambahnya. 

Sedangkan KPP Pratama Tulungagung dengan wilayah kerja Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Trenggalek, sampai dengan Desember 2025 membukukan penerimaan sebesar Rp834,099 miliar atau 79,68% dari target tahun 2025 (terdiri dari Kab. Tulungagung sebesar Rp532,127 miliar dan Kab. Trenggalek sebesar Rp125,491 miliar). Adapun yang menjadi wilayah kerja KPPN Kediri adalah Trenggalek. 

"KPPBC TMC Kediri telah mencapai 82,16% dari target tahun 2025, dengan rincian Bea Masuk membukukan sebesar Rp3,404 miliar (109,6%) dan Cukai sebesar Rp21.567,081 miliar (82,15%), masing-masing mengalami kontraksi sebesar 26,7% dan 14,16%" jelas Izma lagi. 

Pada sektor belanja, di wilayah KPPN Kediri, Belanja Pegawai terserap sebesar Rp1.296,031 miliar (98%), Belanja Barang sebesar 606,349 miliar (96%) dan Belanja Modal sebesar Rp189,646 miliar (95%). Sedangkan Belanja Bantuan Sosial yang dimiliki oleh UIN Syekh Wasil sudah terserap sebesar Rp20,044 miliar (100%).

"Pada APBN Kita yang disampaikan oleh Menteri Keuangan capaian belanja secara nasional sebesar 95,3% dari APBN, sedangkan wilayah Kediri Raya telah merealisasikan sebesar 98% atau sebesar Rp8.990,248 miliar," ungkap Izma lagi. 

Dari sisi serapan wilayah, Kab. Nganjuk menyerap sebesar Rp2.600,226 miliar disusul Kab. Kediri sebesar Rp2.709,874 miliar dan Kab. Trenggalek sebesar Rp1.751,707 miliar serta terakhir Kota Kediri sebesar Rp1.928,169 miliar. (*)

Pewarta : Yobby Lonard Antama Putra
Editor : Ferry Agusta Satrio
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.