TIMES JATIM, BONDOWOSO – style="margin-left:-17px; margin-right:-17px">Warga Desa Sukosari Kidul, Kecamatan Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso diliputi keresahan akibat ulah seorang pria yang diketahui sebagai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang kerap berkeliaran sambil membawa senjata tajam dan mengamuk.
Peristiwa tersebut telah berlangsung selama beberapa hari terakhir. Pria berinisial SU (26) diketahui hampir setiap hari berkeliling desa dengan membawa parang atau pisau, bahkan merusak pepohonan di sejumlah lokasi fasilitas umum.
Sekretaris Desa Sukosari Kidul, Fadli Susanto menjelaskan, SU sebelumnya pernah menjalani perawatan di Poli Jiwa Seroja RSUD dr. Koesnadi Bondowoso pada tahun 2024.
Setelah kondisinya sempat membaik, yang bersangkutan dipulangkan pada tahun yang sama.
“Namun sekitar dua bulan terakhir, perilakunya kembali tidak terkendali. Setiap hari membawa senjata tajam dan mengamuk,” katanya, Minggu (8/2/2026).
Ia menyebutkan, aksi SU tidak hanya terjadi di lingkungan desa, tetapi juga sempat berlangsung di sejumlah area publik seperti Polsek, Kantor Urusan Agama (KUA), Koramil, hingga area lapangan Sumberwringin.
Kekhawatiran warga memuncak ketika SU tiba-tiba memasuki area masjid saat berlangsung acara pengajian sambil membawa senjata tajam. Situasi tersebut dinilai sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan korban.
Atas pertimbangan keselamatan bersama, warga bersama Pemerintah Desa serta unsur TNI-Polri akhirnya sepakat melakukan evakuasi.
Proses pengamanan berlangsung dramatis dan dilakukan dengan sangat hati-hati mengingat SU dalam kondisi mengamuk dan masih membawa senjata tajam.
“Evakuasi dilakukan dengan cara penyergapan oleh warga, dengan pengamanan ketat,” jelas Fadli.
Setelah berhasil diamankan, SU langsung dievakuasi ke RSUD dr. Koesnadi Bondowoso untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
“Alhamdulillah, malam ini sudah berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit,” pungkasnya. (*)
| Pewarta | : Moh Bahri |
| Editor | : Ronny Wicaksono |