https://jatim.times.co.id/
Berita

Program MBG Dinilai Terobosan Tepat Pemerintah Atasi Permasalahan Gizi

Minggu, 08 Februari 2026 - 19:18
Program MBG Dinilai Terobosan Tepat Pemerintah Atasi Permasalahan Gizi Paparan MBG DPR RI dan BGN di Balai Penambangan, Balong Bendo, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (8/2/2026).(FOTO: BGN for TIMES Indonesia)

TIMES JATIM, SIDOARJO – Komisi IX DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) terus melanjutkan implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Timur.

Realisasi program unggulan Presiden Prabowo di Jatim mencatat sebaran tertinggi nasional. Total penerima manfaat sampai akhir 2025 mencapai 7,20 juta jiwa atau setara 82 persen dari target 8,77 penerima.

Dengan rincian, anak sekolah dan santri 6.714.267 jiwa, balita 308.325 jiwa, serta ibu hamil dan menyusui 153.673 jiwa. Total realisasi anggaran mencapai Rp1,62 triliun.

Program ini dinilai merupakan terobosan tepat dalam pemenuhan gizi anak dan ibu hamil. Asupan gizi yang tepat merupakan kunci utama dalam mencetak individu-individu sehat, cerdas, dan berkualitas.

Oleh karena itu, Badan Gizi Nasional bersama DPR RI tak henti melakukan sosialisasi di Jatim agar target sebaran dapat tercapai pada tahun ini. Secara nasional, pemerintah menargetkan 82 juta penerima manfaat. 

Anggota Komisi IX DPR RI, Indah Kurniawati, yang menyampaikan paparan secara virtual menyampaikan pesan penting ke masyarakat terkait manfaat yang dapat masyarakat dari program MBG.

Komisi IX DPR RI bermitra dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Ketenagakerjaan, serta Badan Gizi Nasional saat ini memegang peran yang krusial terhadap kelancaran program MBG.

“Program Makanan Bergizi Gratis bertujuan untuk memberikan asupan gizi secara gratis kepada anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, serta kelompok masyarakat yang membutuhkan," ucap Indah dalam kegiatan sosialisasi program MBG di Balai Penambangan, Balong Bendo, Kabupaten Sidoarjo.

Acara ini dihadiri oleh ratusan peserta yang merupakan warga dan tokoh masyarakat setempat, Minggu (8/2/2026).

Program ini, kata Indah, diharapkan sejalan dengan Asta Cita keempat Presiden Prabowo Subianto, yaitu membentuk sumber daya manusia Indonesia yang unggul, berdaya saing, dan profesional.

Apabila pembangunan sumber daya manusia dapat terlaksana dengan baik, maka program MBG ini akan menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkannya.

Tentunya, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada peran serta seluruh masyarakat dan juga Orang tua yang memiliki peran penting sebagai pengawal dan pengawas.

“Terutama bagi putra-putri yang menjadi penerima manfaat program ini. Dengan pengawasan bersama, program MBG dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran,” jelasnya.

Pemerintah, kata Indah, mengajak seluruh elemen untuk berkomitmen bersama dalam mewujudkan generasi emas Indonesia ditahun 2045.

Dengan menyiapkan generasi bangsa yang sehat, tentunya juga akan melahirkan generasi yang cerdas intelektualnya, kecerdasan emosional, serta daya saing yang kuat.(*)

Pewarta : Lely Yuana
Editor : Ronny Wicaksono
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.