Berita

Viral Video Pelajar di Sidoarjo Marah dan Melawan Polisi yang Menegurnya Tak Pakai Helm 

Senin, 21 November 2022 - 14:43
Viral Video Pelajar di Sidoarjo Marah dan Melawan Polisi yang Menegurnya Tak Pakai Helm  Proses mediasi dengan orangtua dan pihak sekolah di kantor Satlantas Polresta Sidoarjo (foto dok satlantas polresta sidoarjo)

TIMES JATIM, SIDOARJOViral Video di Media Sosial (Medsos) seorang murid atau pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di salah satu sekolahan di Sidoarjo, Jawa Timur yang memaki dan menantang Polisi Lalu Lintas, Satlantas Polresta Sidoarjo yang menegurnya karena melanggar lalu lintas dengan tak memakai helm.

Video berdurasi 2 menit tersebut merekam pelajar laki-laki yang diduga masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) membonceng teman perempuannya yang mengenakan helm. Karena tak memakai helm, pelajar tersebut dihentikan Anggota Satlantas Polresta Sidoarjo untuk diingatkan agar memakai helm untuk keselamatanya.

Tak terima pelajar laki-laki itupun mengumpat dengan kata-kata tidak pantas serta marahi polisi karena tak terima diberhentikan dan ditegur karena tak memakai helm saat mengendarai motor bersama teman pelajar perempuanya di kawasan pintu masuk tol Janti, Kota Sidoarjo Senin (21/11/2022).

Tak sampai di situ, dalam rekaman video itu juga terlihat pelajar laki-laki yang tersebut tampak menunjuk-nunjuk polisi dengan nada emosi sembari menangis karena tak terima aksi melawan petugas Satlantas itu direkam salah satu anggota Satlatas Polresta Sidoarjo.

Dalam video itu juga terlihat para pengendara roda dua dan roda empat yang melintas menyaksikan aksi pelajar melawan Anggota Satlantas tersebut.

Viral.jpgTangkapan layar video pelajar marah ke Anggota Satlantas Polresta Sidoarjo (Foto: tangkapan layar)

Direkaman video terdengar jika Anggota Satlantas menginggatkan agar pelajar itu memakai helm dan menanyakan terkait kelengkapan berkendara pelajar itu.

"Kamu nggak punya SIM. Ayo," kata petugas Satlantas Polresta Sidoarjo yakni Iptu Yanu Heri Prasetyo yang menjabat sebagai Kaurmin Satlantas Polresta Sidoarjo.

"Maless" ucap pelajar itu menolak ajakan petugas.

"Kandakno bapak a kon?.(Bilangin bapak ya kamu?)" ucap pelajar itu lagi.

Di plat nomor B 4769 SLC motor matic berwarna putih yang dikendarai pelajar itupun juga menempel stiker TNI.

Aksi melawan petugas itu pun direkam petugas Polisi lainnya, namun pelajar itu malah marah-marah dan memaki petugas polisi karena divideokan.

Bahkan pelajar itu melontarkan kata-kata tak pantas pada petugas Satlantas Polresta Sidoarjo karena tak terima karena divideokan oleh petugas dan berusaha merebut kamera polisi.

"Divideo Cok, Woyyy Anje**", teriak pelajar itu.

"Nggak boleh marah-marah," ucap Iptu Yanu dengan tenangnya. 

Di ujung rekaman video tersebut, terlihat pelajar itupun berusaha merebut kamera petugas yang merekam.

Namun dihalangi oleh petugas lainnya.

Semakin tak terima direkam akibat ulahnya itu, Pelajar itu pun kembali membentak-bentak polisi di depannya sambil mengeluarkan kata-kata tak pantas.

"Saiki ngene tak takoki helm lek ditobrokno pecah gak (sekarang gini aku tanya, helm kalau di tabrakin pecah gak)," umpat pelajar dalam video sembari menangis.

Meski ditunjuk-tunjuk dan menerima umpatan tak sopan dari pelajar itu petugas kepolisian tetap memberikan edukasi bahaya tak memakai helm di jalan raya.

Sementara itu, Kasatlantas Polresta Sidoarjo, Kompol Yanto Mulyanto melalui Kanit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo,  Iptu Ony Purnomo, S.H menjelaskan jika orang tua dan pihak Sekolahan tempat pelajar itu menuntut ilmu sudah dipanggil ke Kantor Satlantas Polresta Sidoarjo.

"Kami lakukan tindakan tegas dengan mengamankan kendaraan pelajar tersebut, kemudian kami juga sudah memanggil orang tua dan pihak sekolah yakni Kepala Sekolah tempat pelajar itu menuntut ilmu. Pihak dari Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga datang tadi ke Kantor kami terkait kejadian tersebut," kata Kanit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo,  Iptu Ony Purnomo kepada TIMES Indonesia, Senin (21/11/2022).

Lebih lanjut Iptu Ony mengungkapkan jika agar kejadian itu menjadi perhatian maka pelajar itu kami amankan, kami bawah ke Kantor Satlantas Sidoarjo. Kami juga sudah lakukan mediasi dengan orang tua, pihak sekolah dan pihak dinas pendidikan.

" Harapan kami kejadian ini tidak terulang langi, kami lakukan mediasi dengan orang tuanya, guru dan kepala sekolah serta tadi juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Sidoarjo. Perkara ini kami kembalikan ke orang tuanya, hal ini tidak baik ditiru, oleh karena itu kami sampaikan dan kami sarankan kepada orang tuanya agar anak itu sementara tidak boleh menggunakan kendaraan motor," ungkapnya.

Ony menegaskan jika pihak Dinas Sosial juga akan turun untuk lakukan pendampingan atau konseling kepada pelajar tersebut.

"Dinas Sosial yang biasanya menangani anak bermasalah akan lakukan konseling kepada pelajar ini. Intinya kami bersama-sama akan lakukan pembinaan kepada dia (pelajar red) agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi," pungkas Ony. (*)

Pewarta : Rudi Mulya
Editor : Muhammad Iqbal
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.