TIMES JATIM – Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam sumur sedalam sekitar 15 meter di Dusun Patoman Timur, Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur Selasa (3/2/2026).
Korban diketahui bernama H. Tahril (66), warga setempat. Peristiwa tersebut dilaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi melalui Call Center untuk membantu proses evakuasi.
Kepala Dinas Damkarmat Banyuwangi, Ir. Edy Supriyono, M.M.,, melalui Humas Muammar Kadhafi menerangka bahwa, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, korban awalnya terlihat sedang duduk di tepi sumur untuk berjemur, rutinitas yang kerap dilakukannya setiap hari. Saat itu, korban duduk menghadap ke utara dengan posisi membelakangi lubang sumur.
Sekitar 15 menit kemudian, saksi yang merupakan anak dan istri korban tidak lagi melihat keberadaan korban di lokasi. Setelah dilakukan pencarian, korban diketahui telah terjatuh ke dalam sumur dengan kedalaman sekitar 15 meter.
“Anak dan istri korban lalu memanggil warga sekitar untuk meminta bantuan dan pada saat itu ada warga yang sempat turun kedalam sumur dan hanya melihat songkok berwarna putih yang di diduga dipakai oleh korban,” terang Kadhafi.
Selanjutnya, warga yang sempat turun kedalam sumur itu menelpon Call Center Damkar sekira pukul 11.06 WIB. Dengan membawa Mobil Rescue Jepang dan Mobil Ayaxx 03, petugas sampai di lokasi dan melakukan evakuasi sekira pukul 11.48 WIB.
Dengan modal senter, sarung tangan, APD Rescue, Tripod, Karmantel, Body Harness, Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA) dan Life Jacket, petugas langsung turun dan melakukan pengangkatan korban.
Diketahui evakuasi juga dibantu Basarnas, BPBD, Pemerintah Desa dan unsur TNI- Polri. Korban dinyatakan meninggal dunia saat dievakuasi.
“Menurut keterangan keluarga bahwa korban mempunyai riwayat penyakit Diabet selama 2 tahun,” jelas Kadhafi.
Untuk selanjutnya jenazah korban langsung diserahkan kepada keluarga. (*)
| Pewarta | : Anggara Cahya |
| Editor | : Ferry Agusta Satrio |