https://jatim.times.co.id/
Berita

Sempat Disebut Tak Dapat Bansos, Lansia di Gresik Ternyata Sudah Terima Bantuan

Rabu, 26 Februari 2025 - 19:43
Sempat Disebut Tak Dapat Bansos, Lansia di Gresik Ternyata Sudah Terima Bantuan Mbah Karomah bersama dengan Kades Kalirejo Syaiful Arif. (FOTO: Akmal/TIMES Indonesia)

TIMES JATIM, GRESIK – Usai viral salah seorang warganya yang mengaku dua tahun tidak pernah menerima bantuan sosial (bansos), Pemdes Kalirejo Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik memberikan pernyataan jika telah menyalurkan bantuan.

Kepala Desa Kalirejo, Syaiful Arif mengatakan, warganya yang mengaku tidak menerima bansos di medsos tersebut bernama Karomah. Dan selama ini tinggal satu rumah bersama Maisaroh saudaranya yang juga lansia.

"Dari data yang ada di desa termasuk ada dokumentasi fotonya, yang bersangkutan (Karomah) terakhir kali menerima bansos PKH-BPNT pada Mei 2024 sebesar Rp1,2 juta," ujar Syaiful, Rabu (26/5/2025).

Kades Syaiful membeberkan, setelah pertengahan tahun 2024 ada perubahan data. Yang mana, Mbah Karomah tidak lagi terdaftar sebagai penerima bansos PKH maupun BPNT. Dikarenakan digantikan oleh Maisyaroh yang tinggal serumah.

"Dikerenakan beliau (Mbah Karomah) tidak aktif sebagai penerima bansos PKH dan BPNT. Maka beliau kami alihkan sebagai penerima BLT DD tahun 2025. Sebagai gantinya tahun 2025 Bu Maisyaroh yang terdaftar sebagai penerima PKH-BPNT," ungkapnya.

"Padahal Bu Maisyaroh (saudara Karomah) Selasa (25/2/2025) kemarin baru saja mengambil bansos PKH sebesar Rp600 ribu di Kantor Pos. Kami juga ada dokumen fotonya," terangnya.

Syaiful pun menegaskan, daftar penerima bansos PKH maupun BPNT itu merupakan kewenangan dari Kementerian Sosial atau Dinas Sosial. Bagi yang belum terdaftar dan masuk kategori kurang mampu, maka akan diberikan BLT Dana Desa.

"Terkait Mbah Karomah yang terdata sudah meninggal dunia, itu kami mengetahuinya setelah mengecek di sistem penyaluran bansos. Mungkin ada kekeliruan dari Dispendukcapil. Dan sudah kami urus untuk perubahan datanya," paparnya.

Diketahui, ada seorang warga Kalirejo bernama Mbah Karomah (75) yang disebut oleh Pengacara Muh Sholeh 'No Viral No Justice' dalam media sosial, bahwa Karomah yang tinggal bersama saudaranya Mbah Maisaroh selama dua tahun tidak menerima bansos.

"Dua perempuan usia sudah lanjut. Sebelumnya mendapatkan bansos, tetapi dua tahun terakhir ini tidak mendapatkan bansos. Sudah datang ke balai desa, tapi oleh desa justru dikatakan sudah meninggal dunia," ujar Cak Sholeh dalam postingan video medsosnya.

Cak Sholeh pun mempertanyakan, kira-kira siapa yang mengambil jatah bansos tersebut. Jangan-jangan kasus ini banyak terjadi. Orang yang sedianya mendapatkan bansos, malah datanya dimatikan atau dinyatakan meninggal dunia.

"Mungkin di desa-desa lain juga banyak. Ada orang hidup yang mestinya dapat bansos, tapi identitasnya dimatikan atau meninggal dunia," katanya. (*)

Pewarta : Akmalul Azmi
Editor : Deasy Mayasari
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.