https://jatim.times.co.id/
Sosok

Alfath Flemmo, Figur Gen Z di Persimpangan Musik, Teknologi, dan Bisnis Kreatif

Senin, 19 Januari 2026 - 16:06
Alfath Flemmo, Figur Gen Z di Persimpangan Musik, Teknologi, dan Bisnis Kreatif Alfath Flemmo, musisi asal Jombang yang kian hits dengan karya-karyanya. (FOTO: Dok. Pribadi for TIMES Indonesia)

TIMES JATIM, JOMBANG – Nama Alfath Flemmo kian menguat sebagai salah satu figur paling relevan dari generasi Z Indonesia di persimpangan industri musik, teknologi, dan bisnis kreatif global. Berbasis di Jakarta, Alfath Flemmo, nama profesional dari Maharsyalfath Izlubaid Qutub Maulasufa, dikenal sebagai komposer, songwriter, produser musik digital, audio engineer, sound designer, hingga music-tech architect yang membangun ekosistem musik masa depan berstandar internasional.

Lahir di Jombang, Jawa Timur, 3 Februari 2004, Alfath menjadi representasi talenta muda daerah yang berhasil menembus panggung global melalui perpaduan kreativitas musikal, penguasaan teknologi mutakhir, serta visi kewirausahaan yang matang. Ia tidak hanya menciptakan karya musik, tetapi juga merancang sistem, membangun platform, dan memimpin ekosistem industri berbasis inovasi, data, dan perlindungan hak cipta.

Talenta Multidisipliner di Era Musik Digital

Alfath Flemmo dikenal sebagai figur multidimensional di industri kreatif. Ia berperan sebagai komposer, penulis lagu, arranger, produser musik digital, audio engineer, sound designer, sekaligus programmer IT. Kombinasi ini menempatkannya sebagai musisi generasi baru yang kuat secara artistik, matang secara teknis, dan strategis secara bisnis.

Aktif berkarya sejak usia 15 tahun, Alfath telah menapaki karier profesional sejak 2018. Hingga kini, seluruh karya yang dihasilkannya merupakan 100 persen komposisi orisinal, bukan musik generatif AI, dikerjakan dengan disiplin dan standar produksi global. Ia menguasai berbagai Digital Audio Workstation (DAW) kelas dunia, mulai dari FL Studio, Ableton Live, Logic Pro, Pro Tools, hingga sistem audio untuk film dan gim, menjadikannya kreator end-to-end dari hulu ke hilir.

Ratusan Karya dan Kolaborasi Lintas Genre

Produktivitas menjadi salah satu kekuatan utama Alfath Flemmo. Hingga awal 2026, ia telah memproduksi lebih dari 100 lagu orisinal lintas genre, mulai dari pop, urban kontemporer, religi, lagu anak, hingga proyek tematik nasional dan global.

Sejumlah karya yang menonjol di antaranya “Menjadi Bintang” (Felicia Angelica), “Luka Tak Terobati” (Deddy Chen), “Bulan di Ujung Senja” (Amandha Ayu Bunga Syabina), “You Are Enough” (Viokichi Nafeeza Suseno), serta “Ayo Bestie” dan “Menyala Indonesiaku” (Besthree). Ia juga menjadi komposer utama di balik empat album Nannouz dan terlibat dalam berbagai proyek kolaboratif lintas gaya musik.

Diakui Sony Music Group di Panggung Global

Pengakuan internasional terhadap Alfath menguat saat ia terpilih sebagai penerima Sony Music Group Global Scholars Program 2022–2026, program beasiswa global yang sangat selektif hasil kolaborasi Sony Music Group dan Institute of International Education (IIE), New York.

Melalui program ini, Alfath mewakili Indonesia dalam Sony Music Group’s First Global Scholars Conference 2024 di New York dan mempresentasikan TuneXpert, sebuah AI-assisted Digital Audio Workstation yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi kerja tanpa menghilangkan kreativitas manusia dan integritas artistik. Ia juga tercatat sebagai peserta termuda Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2025 yang digelar Kementerian Kebudayaan RI.

Dimotori Mentor Global dan Nasional

Dalam program Sony Music Group Global Scholars, Alfath mendapatkan mentorship langsung dari sembilan tokoh kunci industri musik dunia, termasuk jajaran pimpinan Sony Music Group, Sony Music Publishing, hingga praktisi kreatif internasional. Mentorship tersebut mencakup produksi musik berbasis AI, strategi A&R, artist development, hingga manajemen hak cipta global.

Di tingkat nasional, Alfath juga dibimbing oleh jajaran profesional Sony Music Entertainment Indonesia, praktisi hukum musik, musisi senior, serta pakar teknologi informasi dan data science, yang memperkuat fondasi artistik, hukum, dan sistem industrinya.

FMG Universe dan Visi “One OS for Music”

Sebagai Founder & CEO FMG Universe, Alfath membangun ekosistem musik terintegrasi yang berevolusi dari Flemmo Music Global (berdiri 2018). FMG Universe mengusung visi “One OS for Music”, menghubungkan produksi, publishing, distribusi, hak cipta, dan monetisasi dalam satu sistem terpadu.

Melalui FMG Universe, Alfath mengembangkan TuneXpert DAW-AI, sistem berbasis AI yang berfungsi sebagai alat bantu kreatif dengan pendekatan artist-centric dan rights-first, sekaligus mendukung distribusi global ke berbagai platform digital.

Fondasi Akademik dan Prestasi Nasional

Di balik kiprah profesionalnya, Alfath Flemmo memiliki fondasi akademik kuat. Lulusan MAN 1 Jombang (2022) ini menyelesaikan dua program sarjana paralel dengan beasiswa penuh di President University dan BINUS University.

Ia meraih gelar Bachelor of Science di bidang Information Systems for Business & Management (Music Technology) dengan predikat excellent, serta mencatat berbagai prestasi nasional di bidang kewirausahaan. Pada Februari 2026, Alfath melanjutkan studi MBA-Tech (MSIT) di President University.

Debut 2026 dan Inspirasi Generasi Muda

Memasuki usia 22 tahun, Alfath Flemmo merilis debut single “Let’s See” dan “Slow Motion” pada Februari 2026. Seluruh proses kreatif hingga distribusi ditangani secara mandiri melalui FMG Universe, menegaskan independensi dan kematangan profesionalnya.

Dengan kiprah yang terus berkembang, Alfath Flemmo kini dipandang sebagai salah satu role model generasi Z Indonesia, yang membuktikan bahwa kreativitas, teknologi, dan visi global dapat berjalan beriringan. Dari Jombang hingga Jakarta, dari Indonesia hingga panggung dunia, Alfath menunjukkan bahwa talenta muda Indonesia mampu bersaing di level global dengan identitas dan inovasi berkelanjutan.

“Musik bagi saya bukan sekadar bunyi, tetapi cara bercerita tentang mimpi, identitas, dan masa depan generasi muda Indonesia,” ujar Alfath saat dikonfimasi, Senin (19/1/2026). (*)

Pewarta : Rohmadi
Editor : Deasy Mayasari
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.