Berita

Pj Gubernur Jatim Segera Rekonstruksi Bangunan Rusak Berat Terdampak Angin Kencang di Pamekasan 

Sabtu, 24 Februari 2024 - 20:11
Pj Gubernur Jatim Segera Rekonstruksi Bangunan Rusak Berat Terdampak Angin Kencang di Pamekasan  Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono turun langsung meninjau kondisi warga terdampak angin kencang di Wilayah Kecamatan Pamekasan, Sabtu (24/2/2024).(Dok.Humas Pemprov Jatim)

TIMES JATIM, SURABAYA – Penjabat Gubernur Jawa Timur (Pj Gubernur Jatim) Adhy Karyono gerak cepat meninjau langsung dampak hujan lebat dan angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Pamekasan, Sabtu (24/2/2024).

Total ada tiga titik lokasi terdampak berat yang ditinjau langsung oleh Pj Gubernur Jatim. Pada titik pertama, Pj Gubernur Jatim yang akrab disapa Adhy itu mengunjungi rumah M. Sobri di Desa Blumbungan, Dusun Geruk, Kec. Larangan. Di mana, kerusakan terjadi pada atap yang membuat air tergenang dalam rumah dan dapur roboh total. 

Masih di desa dan kecamatan yang sama, Pj Gubernur Jatimkemudian mendatangi rumah milik Aziz yang tertimpa pohon tumbang. Sehingga, atap dan sebagian bangunannya rusak parah. 

Pj-Gubernur-Jatim.jpgPj Gubernur Jatim Adhy Karyono memberikan bantuan kepada warga terdampak angin kencang di Wilayah Kecamatan Pamekasan, Sabtu (24/2/2024).(FOTO: Dok.Humas Pemprov Jatim)

Tidak sampai di sana, Pj Gubernur Jatim juga meninjau Pondok Pesantren Ummul Quro As Syuyuti. Di sini, kerusakan sedang terjadi di kamar mandi santri, tempat parkir dan spot budi daya ikan lele. Sementara, kerusakan lumayan parah terjadi di kantor sekolah yang menyebabkan alat-alat di dalamnya rusak. 

Usai melakukan peninjauan, Pj Gubernur Adhy mengatakan bahwa Pemprov Jatim maupun Pemkab Pamekasan siap untuk melakukan penanganan pasca bencana.

"Penanganan yang paling efektif untuk yang rusak berat dan hancur adalah dengan langsung dibangun atau direkonstruksi, sesuai dengan standar bantuan kita. Kemudian untuk yang atap dan materialnya rusak, kita berikan material dan dikerjakan secara gotong royong," kata Adhy. 

Tidak hanya itu, pemerintah turut menyediakan bantuan logistik jika diperlukan. Pj Gubernur Jatim menambahkan, kerjasama dan kolaborasi juga terus dilakukan antara stakeholders terkait dan juga masyarakat sekitar. 

"Untuk hari ini saja, tadi kami menyalurkan bahan-bahan dan material seperti asbes, seng, semen, dan kayu. Ada juga pemberian sembako untuk masyarakat sekitar," katanya. 

Lebih lanjut Adhy mengatakan, Pemprov Jatim sendiri telah melakukan mitigasi dengan membangun kewaspadaan dan mengaktifkan sistem warning.

Hal ini dilakukan untuk meminimalisir dampak bencana hidrometeorologi. Sebab sesuai prediksi, curah hujan akan mencapai puncaknya mulai akhir Februari, Maret sampai April. 

Jawa Timur sendiri, sebut Adhy, titik-titik rawan bencana tahunan ada di Sidoarjo dan Gresik. Sedangkan untuk bencana turunan dari hujan seperti tanah longsor ada di Pacitan, Lumajang dan Probolinggo. 

"Yang jelas kita sudah antisipasi. Kita tahu kultur, kebiasaan,dan tanda-tandanya. Jadi kita akan tetap bersiap siaga. Tidak berhenti sampai di sini saja," kata Pj Gubernur Jatim. 

Sebagai informasi, bencana hujan lebat dan angin kencang di Pamekasan terjadi pada Rabu (21/2) pukul 13.45 WIB. Berdasarkan data BPBD Jatim per Kamis (22/2) pukul 00.00 WIB tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Beberapa titik lokasi bencana antara lain Kec. Pamekasan, Kec. Larangan, Kec. Kadur, Kec. Palengaan, dan Kec. Pegantenan. Sejauh ini, total bangunan terdampak meliputi 6 unit kios, 122 unit rumah rusak ringan, 4 unit kandang, 4 pohon tumbang, dan 5 fasilitas umum. 

Assessment dan koordinasi dengan pihak terkait juga terus dilakukan oleh agen bencana Pemerintah Provinsi Jatim dan BPBD Kab. Pamekasan. Beberapa unsur lain yang terlibat yakni TNI, POLRI, perangkat desa setempat, dan masyarakat sekitar. (*)

Pewarta : Lely Yuana
Editor : Deasy Mayasari
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.