https://jatim.times.co.id/
Berita

Bedah Rumah Lansia, Ahmad Basarah Tekankan Kader PDI Perjuangan Menangis dan Tertawa Bersama Rakyat

Minggu, 25 Januari 2026 - 21:03
Bedah Rumah Lansia, Ahmad Basarah Tekankan Kader PDI Perjuangan Menangis dan Tertawa Bersama Rakyat Ahmad Basarah saat memeluk warga saat kegiatan bedah rumah lansia di Kota Batu, Sabtu (25/1/2025).

TIMES JATIM, MALANG – Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah menegaskan bahwa kader partai harus hadir secara nyata di tengah persoalan rakyat, bukan hanya lewat slogan politik. Penegasan itu ia sampaikan saat menghadiri Program Bedah Rumah Lansia DPC PDI Perjuangan Kota Batu, Sabtu (25/1/2025), di Jalan Darsono, Kelurahan Ngaglik, Kota Batu.

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-79 Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sekaligus HUT ke-53 PDI Perjuangan.

Program Bedah Rumah Lansia merupakan kegiatan sosial partai yang ditujukan untuk membantu masyarakat lanjut usia, sekaligus memperkuat kehadiran PDI Perjuangan di tengah rakyat melalui kerja-kerja nyata yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

Ahmad Basarah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program tersebut merupakan penjabaran langsung dari arahan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, agar seluruh kader partai mampu “menangis dan tertawa bersama rakyat”.

Ahmad-Basarah-a.jpg

Menurutnya, kader PDI Perjuangan tidak boleh menjaga jarak dengan rakyat, tetapi harus hadir, merasakan, dan berjuang bersama rakyat dalam kehidupan sehari-hari.

“Ibu Megawati Soekarnoputri selalu menekankan agar kader PDI Perjuangan menangis dan tertawa bersama rakyat. Artinya, kader harus memahami kondisi rakyat secara langsung dan bekerja dengan hati melalui program-program nyata seperti Bedah Rumah Lansia ini,” ujar Ahmad Basarah.

Ia menambahkan, pemenuhan kebutuhan dasar seperti tempat tinggal layak merupakan bagian penting dari tanggung jawab politik kepada masyarakat, terutama bagi kelompok lansia yang kerap luput dari perhatian.

Ahmad-Basarah-b.jpg

Ahmad Basarah juga menyebut bahwa pelaksanaan program tersebut merupakan wujud pengamalan nilai-nilai Marhaenisme, yang menekankan keberpihakan kepada rakyat melalui gotong royong, solidaritas sosial, dan kerja nyata yang berkelanjutan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, I Made Riandhiana Kartika. Dalam arahannya, Made menegaskan bahwa program bedah rumah tidak boleh bersifat sesaat.

“Kelemahan kita selama ini sering ngegas di awal, tetapi gembos di akhir. Karena itu, program seperti Bedah Rumah Lansia ini harus terus berjalan dan dijaga kesinambungannya,” tegasnya.

Sementara itu, Saifudin Zuhri, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batu, menegaskan bahwa Program Bedah Rumah Lansia bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari agenda kerja berkelanjutan partai di tingkat daerah.

“Ini bukan program sekali jalan. Kami ingin memastikan kehadiran partai benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama warga lanjut usia yang selama ini kerap luput dari perhatian kebijakan,” kata Saifudin.

Saifudin menambahkan, arahan Ahmad Basarah menjadi penguat bagi seluruh kader di daerah untuk terus menjaga kedekatan dengan rakyat melalui kerja nyata, bukan sekadar aktivitas politik elektoral.

“Pesan Pak Basarah jelas, kader PDI Perjuangan harus berani hadir di tengah kesulitan rakyat, ikut merasakan, dan ikut mencari jalan keluar. Itulah semangat yang akan kami jaga di Kota Batu,” pungkasnya. (*)

Pewarta : Hainor Rahman
Editor : Hainorrahman
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.