https://jatim.times.co.id/
Berita

Update Dugaan Keracunan MBG, Lima Korban Masih Dirawat di RSUD Sayang Cianjur

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:52
Update Dugaan Keracunan MBG, Lima Korban Masih Dirawat di RSUD Sayang Cianjur Korban dugaan keracunan MBG masih dirawat di RSUD Sayang Cianjur. (FOTO: Istimewa)

TIMES JATIM, CIANJUR – Sebanyak lima warga Kecamatan Cikalongkulon Kabupaten Cianjur yang menjadi korban dugaan keracunan makanan setelah mengonsumsi paket Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menjalani perawatan intensif di RSUD Sayang Cianjur, Jawa Barat, Kamis (29/1/2026). 

Para pasien tersebut dirujuk dari Puskesmas Kecamatan Cikalongkulon guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Humas RSUD Sayang Cianjur, Raya, mengonfirmasi bahwa saat ini terdapat lima pasien yang sedang ditangani, terdiri dari satu orang dewasa dan empat anak balita. Secara umum, kondisi klinis para pasien mulai menunjukkan tren positif.

"Kondisi pasien alhamdulillah saat ini membaik. Namun, tim medis akan memastikan terlebih dahulu bahwa kondisi mereka benar-benar stabil sebelum diizinkan pulang," ujar Raya saat memberikan keterangan di RSUD Sayang.

Para pasien tiba di RSUD Sayang pada Selasa malam sekitar pukul 19.49 WIB dengan keluhan serupa, yakni mual, pusing, muntah dan diare. 

Meski suhu tubuh pasien terpantau normal saat masuk ruang perawatan, pihak rumah sakit tetap memberlakukan prosedur perawatan intensif untuk mencegah dehidrasi atau komplikasi lanjutan.

Mengenai biaya pengobatan, Raya memastikan bahwa seluruh beban perawatan para korban ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur.

"Biaya perawatan ditanggung pemerintah. Harapan kami tentu kejadian serupa tidak terulang kembali dan kualitas (program) ke depan bisa lebih baik lagi," tambahnya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur juga telah melakukan peninjauan langsung ke RSUD Sayang untuk memantau proses pemulihan para korban. Fokus utama saat ini adalah memastikan ketersediaan obat-obatan dan fasilitas medis yang memadai bagi para pasien.

Pihak rumah sakit menegaskan komitmennya untuk tidak memulangkan pasien sebelum benar-benar dinyatakan sembuh total oleh tim dokter. Komunikasi dengan pihak keluarga juga terus dijalin untuk memberikan rasa tenang.

"Kami tidak pernah menolak pasien dan selalu membangun komunikasi aktif dengan keluarga. RSUD Sayang berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan fasilitas bagi masyarakat," pungkas Raya.

Peristiwa dugaan keracunan massal ini sebelumnya dilaporkan menimpa ratusan warga di Cikalongkulon, yang memicu respons cepat dari otoritas kesehatan setempat untuk melakukan investigasi lebih lanjut terkait sumber kontaminasi pada paket makanan tersebut. (*)

Pewarta : Wandi Ruswannur
Editor : Ronny Wicaksono
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.