TIMES JATIM, PACITAN – Guru-guru SMPN 2 Pacitan kini rutin mengasah kemampuan pembelajaran digital lewat program Jaber Mandi (Belajar Bersama Teman Sendiri). Program ini fokus pada penguasaan Papan Interaktif Digital (PID) sebagai media ajar di kelas.
Kegiatan berlangsung setiap selesai jam pelajaran, mulai pukul 14.00 hingga 15.00 WIB, di ruang pertemuan sekolah, Jumat (9/1/2026).
Pelaksanaannya dibuat sederhana dan bergiliran. Setiap hari, lima guru mendapat kesempatan mencoba langsung penggunaan PID sesuai mata pelajaran masing-masing.
Model belajar sejawat ini dipilih agar guru bisa saling berbagi pengalaman tanpa suasana formal. Para peserta bebas mengeksplorasi fitur PID, mulai dari menampilkan gambar, video, hingga animasi pendukung materi.
Kepala SMPN 2 Pacitan, Heri Praptono, menegaskan bahwa penguasaan teknologi pembelajaran menjadi kebutuhan, bukan sekadar tren.
“Kami ingin semua guru bisa mengoperasikan PID. Bukan untuk gaya-gayaan, tapi supaya pembelajaran lebih hidup dan mudah dipahami siswa,” ujarnya, Sabtu (10/1/2025).
Menurut Heri, penggunaan Papan Interaktif Digital membuka peluang pembelajaran yang lebih interaktif. Guru dapat memanfaatkan fitur laboratorium virtual dan media visual yang mendorong siswa lebih aktif terlibat di kelas.
Program Jaber Mandi diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus kesiapan guru menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Bagi SMPN 2 Pacitan, transformasi sekolah dimulai dari kesiapan guru untuk terus belajar dan beradaptasi. (*)
| Pewarta | : Yusuf Arifai |
| Editor | : Hendarmono Al Sidarto |