TIMES JATIM, SURABAYA – Sebagai wujud nyata implementasi Pancasila dan gotong royong dalam membangun kota, Pemerintah Kota atau Pemkot Surabaya terus memperluas jangkauan pemberian beasiswa mahasiswa dari keluarga prasejahtera di Kota Pahlawan.
Wali Kota Eri Cahyadi mengungkapkan bahwa jangkauan bantuan pendidikan tahun ini, meningkat dari 3.000 mahasiswa menjadi 24.000 mahasiswa. Peningkatan tersebut, tak lepas dari adanya evaluasi sistem dan kolaborasi dengan pihak kampus. Mengenai pendanaan bantuan pendidikan, Pemkot Surabaya menyiapkan dana sekitar Rp150 miliar hingga Rp200 miliar untuk tahun 2026.
“Tahun ini lebih besar, tapi yang terpenting bukan jumlahnya, melainkan jangkauannya yang jauh lebih luas. Kebijakan ini diprioritaskan bagi keluarga prasejahtera (Desil 1–5) dengan prinsip satu keluarga minimal satu sarjana untuk memutus rantai kemiskinan,” ungkapnya, dikutip Jumat (6/2/2026).
Kali ini, Pemkot Surabaya menggandeng 8 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan 24 Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Jumlah tersebut akan terus bertambah secara bertahap.
Kebijakan tersebut disambut baik oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Ciputra (UC), Trianggoro Wiradinata. Ia menekankan bahwa bantuan ini sangat krusial bagi mahasiswa yang tengah menghadapi kesulitan ekonomi mendadak atau musibah.
"Mahasiswa itu stratanya beragam, kita tidak pernah tahu kapan mereka mengalami kesulitan yang mengancam kelanjutan kuliahnya. Program ini sangat baik untuk memastikan mereka yang punya kemampuan tetap bisa menjadi Generasi Emas," kata Trianggoro.
Pihak UC telah melakukan verifikasi ketat melalui wawancara dan kunjungan lapangan terhadap 63 mahasiswa yang diajukan. Ia berpesan kepada para mahasiswa agar bantuan ini menjadi pemacu semangat. "Kesulitan itu hanya sesaat. Dengan bantuan Pemkot Surabaya, tetaplah serius berprestasi dan andalkan Tuhan Yang Maha Esa," pesannya.
Melalui kerja sama ini, para pimpinan universitas sepakat untuk terus bergotong-royong bersama Wali Kota Eri Cahyadi dalam memberdayakan masyarakat Surabaya.
“Program beasiswa ini diharapkan tidak hanya menjadi bantuan finansial, tetapi juga menjadi jaminan masa depan bagi anak-anak Surabaya untuk memperoleh pendidikan yang layak dan tuntas,” pungkasnya. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Pemkot Surabaya Perluas Kuota Beasiswa Mahasiswa Jadi 24.000, Siapkan Dana Rp200 Miliar
| Pewarta | : Siti Nur Faizah |
| Editor | : Deasy Mayasari |