https://jatim.times.co.id/
Ekonomi

Update Harga Pasar Murah Jember: Langkah Khofifah Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:51
Stabilkan Harga Pangan Jelang Ramadan, Khofifah Tinjau Pasar Murah di Jember Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, saat membagikan beras ke warga. (Foto: M. Abdul Basid/TIMES Indonesia)

TIMES JATIM, JEMBER

Menjelang bulan suci Ramadan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan peninjauan langsung terhadap kegiatan Pasar Murah yang diselenggarakan di Kabupaten Jember, Minggu (18/01/2026). Langkah strategis ini diambil untuk menjamin ketersediaan logistik serta menjaga stabilitas harga bahan pokok agar tetap terjangkau oleh masyarakat.

Peninjauan berlangsung di Perumahan Kaliurang Green Garden, Kelurahan Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari. Dalam kunjungannya, Khofifah menegaskan bahwa intervensi pasar merupakan upaya nyata pemerintah dalam memperkuat daya beli masyarakat di tengah tren kenaikan harga pangan.

Daftar Harga Bahan Pokok di Pasar Murah Jember

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, program Pasar Murah ini menawarkan berbagai komoditas pangan utama dengan subsidi harga yang sangat signifikan. Sebagai contoh, telur ayam dijual hanya seharga Rp22.000, selisih jauh dibandingkan harga di pasar tradisional yang saat ini mencapai rentang Rp29.000 hingga Rp30.000. Begitu pula dengan beras SPHP yang dibanderol Rp11.000, berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp12.500 maupun harga pasar yang menyentuh Rp13.500.

Keringanan harga juga terlihat pada komoditas Minyakita yang tersedia seharga Rp13.000, lebih murah dibandingkan harga normal pasaran sebesar Rp16.800. Sementara itu, gula pasir dipatok pada harga Rp14.000, jauh di bawah HET yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp17.800. Untuk kebutuhan protein hewani, daging ayam dijual dengan harga Rp30.000 per kilogram, memberikan penghematan besar bagi warga Jember mengingat harga di pasar tradisional sudah menembus angka Rp38.000 per kilogram.

Strategi Pengendalian Inflasi dan Perlindungan Pedagang Lokal

Khofifah menjelaskan bahwa pelaksanaan Pasar Murah ini dilakukan dengan penuh perhitungan agar tidak mengganggu ekosistem ekonomi lokal. Salah satu arahannya adalah menempatkan lokasi Pasar Murah tidak berdekatan langsung dengan pasar tradisional.

"Kita ingin membangun penetrasi pasar agar inflasi terkendali. Sifatnya ini adalah stabilisasi harga, sehingga masyarakat Jember tetap bisa memenuhi kebutuhan logistik keluarga dengan harga terjangkau," ujar Khofifah di sela-sela peninjauan.

Penempatan lokasi pasar murah tersebut dipilih secara strategis dengan dua tujuan utama. Pertama, kegiatan ini berfungsi sebagai instrumen penyeimbang atau alat penetrasi pasar guna menekan lonjakan harga bahan pokok yang tidak wajar di tingkat konsumen. Kedua, langkah ini diambil untuk tetap menjaga keberlangsungan usaha mikro, di mana pemerintah memastikan agar kehadiran pasar murah tidak mematikan mata pencaharian para pedagang kecil di pasar lokal dengan menghindari persaingan harga secara langsung di titik yang sama.

Jaminan Stok Pangan Selama Ramadan dan Lebaran

Mengingat lonjakan permintaan (demand) logistik yang biasanya terjadi menjelang Lebaran, Khofifah memastikan program serupa akan digelar secara kontinu di berbagai wilayah.

Pemerintah melalui unit terkait akan terus memantau pergerakan harga komoditas sensitif inflasi, seperti bawang merah dan cabai. Jika ditemukan fluktuasi harga yang ekstrem, intervensi tambahan akan segera dilakukan. Program ini diharapkan mampu memberikan rasa tenang bagi warga Jember melalui jaminan stok pangan yang aman dan harga yang terkendali. (*)

Pewarta : M Abdul Basid
Editor : Deasy Mayasari
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.