https://jatim.times.co.id/
Berita

Hansaplast Tegaskan Komitmen Sertifikasi Halal pada Produk Kesehatan

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:20
Hansaplast Tegaskan Komitmen Sertifikasi Halal pada Produk Kesehatan Penyerahan sertifikasi halal oleh BPJH ke Beiersdorf di Kabupaten Malang. (Foto: Siti Khodijah/TIMES Indonesia)

TIMES JATIM, MALANGHansaplast, merek produk perawatan luka di bawah naungan Beiersdorf Indonesia, menegaskan komitmennya dalam menjaga standar halal pada seluruh produk kesehatan yang dipasarkan di Indonesia. 

Penegasan tersebut sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kejelasan bahan baku, proses produksi, serta kepatuhan terhadap regulasi halal yang berlaku.

Direktur Beiersdorf Indonesia, Abisekh Badodeka, menyampaikan bahwa Hansaplast telah mengantongi sertifikasi halal selama bertahun-tahun sebagai bagian dari konsistensi perusahaan dalam menjaga kualitas dan keamanan produk.

“Kami sudah memiliki sertifikasi halal sejak lama. Hal ini menunjukkan bahwa kami berkomitmen untuk terus menjaga kualitas, keamanan, serta kepercayaan konsumen terhadap produk Hansaplast,” ujar Abisekh Badodeka, Kamis (15/1/2026).

Ia menjelaskan bahwa sertifikasi halal menjadi aspek krusial bagi produk kesehatan, mengingat produk tersebut digunakan langsung pada kulit maupun luka terbuka. Oleh karena itu, transparansi bahan dan proses produksi menjadi hal yang tidak dapat ditawar.

Menurut Abisekh, sejumlah produk kesehatan berpotensi menggunakan bahan turunan hewani, seperti gelatin, yang sumbernya dapat berasal dari babi atau sapi. Kondisi ini menuntut kejelasan asal bahan serta proses pengolahan agar sesuai dengan ketentuan halal yang ditetapkan.

sertifikasi-halal-BPJH-2.jpg

Sementara itu, pemerintah menegaskan bahwa sertifikasi halal bersifat mandatori bagi produk tertentu, termasuk produk kesehatan. Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Kemitraan dan Standardisasi Halal Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Dr. H. Abd. Syakur, S.Ag., M.Si.

“Sertifikasi halal wajib bagi seluruh perusahaan terkait dan harus diselesaikan paling lambat Oktober 2026. Logo Halal Indonesia saat ini juga telah diakui oleh sekitar 30 negara, dan kami siap membantu percepatan pendaftaran sertifikasi halal, termasuk untuk produk kesehatan,” kata Abd. Syakur.

Ia menambahkan, pengakuan internasional terhadap Logo Halal Indonesia membuka peluang lebih luas bagi produk nasional untuk bersaing di pasar global, terutama di negara-negara yang memiliki regulasi ketat terhadap penggunaan bahan turunan hewani.

Penegasan komitmen sertifikasi halal tersebut juga ditandai dengan penyerahan plakat sertifikasi halal kepada Hansaplast di fasilitas produksi Beiersdorf Indonesia yang berlokasi di Kabupaten Malang.

Dengan meningkatnya kesadaran konsumen serta kewajiban sertifikasi halal, industri produk kesehatan diharapkan semakin transparan dan bertanggung jawab. Sertifikasi halal tidak hanya menjadi pemenuhan regulasi, tetapi juga wujud komitmen industri dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.(*)

Pewarta : Khodijah Siti
Editor : Imadudin Muhammad
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.