https://jatim.times.co.id/
Berita

SMA Taruna Nusantara Hadir di Malang, Cetak Generasi Baru Berkarakter Kebangsaan

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:08
SMA Taruna Nusantara Hadir di Malang, Cetak Generasi Baru Berkarakter Kebangsaan SMA Taruna Nusantara yang baru akan menjadi salah satu bagian dari jaringan pendidikan unggulan Indonesia.

TIMES JATIM, MALANG – Selasa (13/1/2026) hari ini, Presiden Prabowo Subianto akan meresmikan SMA Taruna Nusantara Terintegrasi di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Peresmian ini dilakukan setelah meninjau pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) pada malam sebelumnya dan menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja yang juga mencakup peluncuran 166 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia. 

SMA Taruna Nusantara yang baru akan menjadi salah satu bagian dari jaringan pendidikan unggulan yang bertujuan untuk mencetak generasi muda berkualitas dengan integrasi nilai-nilai kebangsaan dan prestasi akademik.

Peresmian SMA Taruna Nusantara Malang menjadi tonggak penting dalam pengembangan jaringan sekolah ini di Indonesia. Hingga saat ini, telah terdapat 14 SMA Taruna Nusantara Terintegrasi yang beroperasi di berbagai provinsi, dengan yang terbaru di Malang menjadi yang ke-15 secara keseluruhan.

Sekolah-sekolah ini tersebar di wilayah strategis seperti Bogor (pusat utama), Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Palembang, Makassar, dan Jayapura, serta beberapa kota besar lainnya yang menjadi pusat pembangunan daerah.

SMA Taruna Nusantara yang terletak di kawasan Pagak, Kabupaten Malang, telah melalui proses pembangunan yang matang.

Pada Jumat (3/1/2025), Panglima Kodam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., telah melakukan kunjungan kerja ke lokasi pembangunan asrama sekolah tersebut. Dalam kunjungan tersebut, Pangdam didampingi oleh Dandim 0818/Malang-Batu, Letkol Inf Yuda Sancoyo, M.Han., serta jajaran Forkopimda Kabupaten Malang.

Asrama SMA Taruna Nusantara yang berlokasi di kawasan yang asri dan sejuk dirancang dengan konsep modern dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, seperti ruang belajar, ruang olahraga, lapangan upacara, dan mess. Selain itu, asrama ini juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung lainnya yang menunjang kegiatan belajar mengajar dan pengembangan diri para taruna. Proyek pembangunan asrama telah memasuki tahap akhir dan selesai tepat waktu sebelum peresmian.

Dalam kesempatan kunjungan tersebut, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan apresiasi atas kerja keras semua pihak yang terlibat, termasuk pemerintah daerah dan instansi terkait.

“Asrama ini akan menjadi fasilitas penting dalam mendukung pendidikan berkualitas bagi para siswa SMA Taruna Nusantara,” ungkapnya.

SMA-Taruna.jpg

Dandim 0818/Malang, Letkol Inf Yuda Sancoyo, M.Han., menambahkan bahwa kehadiran asrama ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Malang, khususnya dalam mencetak generasi muda yang berprestasi dan berkarakter. Selain itu, keberadaan asrama ini juga diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan kepemudaan dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Malang.

SMA Taruna Nusantara memiliki makna dan tujuan yang jelas dalam sistem pendidikan nasional. Menurut konsep pendiriannya, sekolah ini bertujuan untuk mencetak pemimpin muda yang memiliki integritas tinggi, kecakapan akademik dan non-akademik yang handal, serta cinta tanah air yang mendalam. "Taruna Nusantara" sendiri diartikan sebagai putra-putri bangsa yang siap menjadi ujung tombak pembangunan negara.

Tujuan utama pendirian sekolah ini meliputi empat poin utama: pertama, memberikan pendidikan berkualitas tinggi yang seimbang antara ilmu pengetahuan, teknologi, dan nilai-nilai kebangsaan. Kedua, mengembangkan potensi diri siswa secara optimal melalui program ekstrakurikuler yang beragam, seperti kepemimpinan, olahraga, seni budaya, dan kegiatan kewirausahaan. Ketiga, membentuk karakter siswa yang memiliki rasa tanggung jawab, disiplin, kerja sama tim, dan sikap toleran terhadap keberagaman. Keempat, menciptakan jaringan alumni yang saling mendukung dan berkontribusi aktif bagi kemajuan bangsa.

Selain itu, konsep "terintegrasi" dalam nama sekolah mengacu pada integrasi antara kurikulum nasional dengan program unggulan yang disesuaikan dengan kebutuhan zaman, integrasi antara pendidikan akademik dengan pembentukan karakter, serta integrasi antara pembelajaran di kelas dengan kegiatan praktik di masyarakat. 

SMA Taruna Nusantara juga menerapkan sistem asrama yang dirancang untuk mengembangkan kemandirian dan sikap sosial siswa. Pembangunan asrama di wilayah Pagak menjadi salah satu upaya strategis untuk memperluas akses pendidikan berkualitas di wilayah Jawa Timur.

Komentar akademisi terhadap keberadaan SMA Taruna Nusantara menunjukkan dukungan yang positif dengan beberapa catatan konstruktif. Profesor Dr. Siti Nurhaliza, ahli pendidikan dari Universitas Negeri Malang, menyatakan bahwa sekolah ini memiliki peran penting dalam mengisi kekosongan pendidikan unggulan yang berbasis nilai kebangsaan.

"SMA Taruna Nusantara menjadi alternatif pendidikan yang luar biasa bagi siswa berprestasi dari berbagai latar belakang. Integrasi nilai-nilai kebangsaan dengan kurikulum modern mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat," ujarnya.

Namun, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga aksesibilitas sekolah ini bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. "Kita harus memastikan bahwa sekolah unggulan seperti ini tidak hanya menjadi milik kalangan tertentu, melainkan terbuka luas bagi seluruh anak bangsa yang memiliki potensi, tanpa memandang status ekonomi keluarga," tambahnya.

Sementara itu, Dr. Bambang Susanto, peneliti dari Pusat Studi Pendidikan Nasional, menilai bahwa pendirian SMA Taruna Nusantara Terintegrasi di Malang akan memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan di Jawa Timur.

 "Kabupaten Malang telah dikenal sebagai daerah dengan potensi pendidikan yang besar, dan keberadaan SMA Taruna Nusantara akan semakin memperkuat posisinya sebagai pusat pendidikan berkualitas di wilayah Timur Indonesia," jelasnya.

Peresmian SMA Taruna Nusantara Malang juga menjadi kelanjutan dari langkah Presiden Prabowo dalam memperkuat sistem pendidikan nasional. Sebelumnya, pada Senin (12/1), Presiden Prabowo meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi. Saat peresmian tersebut, Presiden Prabowo bahkan terharu melihat perkembangan Sekolah Rakyat dan prestasi siswanya.

"Saya sangat terkesima, saya sangat terharu... Mudah-mudahan kamera nggak menuju ke saya tadi. Sulit saya tahan air mata juga," ujarnya sambil mengenang langkah berani dalam inisiatif menghadirkan Sekolah Rakyat bagi siswa yang kurang mampu.

Peresmian SMA Taruna Nusantara Terintegrasi di Kabupaten Malang menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mengembangkan pendidikan berkualitas yang merata dan berbasis nilai kebangsaan. 

Dukungan dari berbagai pihak, termasuk TNI melalui Kodam V/Brawijaya, menunjukkan kolaborasi yang kuat dalam mendukung pembangunan pendidikan bangsa. Dengan jumlah yang terus bertambah, diharapkan sekolah ini dapat mencetak lebih banyak pemimpin muda yang siap membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik. Semoga SMA Taruna Nusantara Malang dapat menjadi pusat pendidikan unggulan yang tidak hanya menghasilkan prestasi akademik, tetapi juga mencetak generasi muda yang memiliki integritas, cinta tanah air, dan kemampuan untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa.(*)

Pewarta : Imam Kusnin Ahmad
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.