https://jatim.times.co.id/
Berita

PCNU Banyuwangi Kubu Sultan Temui Pj Ketum PBNU, Ini Hal yang Dibahas

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:32
PCNU Banyuwangi Kubu Sultan Temui Pj Ketum PBNU, Ini Hal yang Dibahas Foto bersama saat pertemuan PCNU Banyuwangi kubu Sultan dengan Pj Umum PBNU, K.H. Zulfa Mustofa. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)

TIMES JATIM, BANYUWANGI – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Banyuwangi (PCNU Banyuwangi) kubu Sultan, yang berada dalam garis Pro Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftahul Akhyar dan Sekjen PBNU, KH Saifullah Yusuf, menggelar pertemuan khusus dengan Penjabat (Pj) Ketua Umum PBNU, KH Zulfa Mustofa. 

Pertemuan yang berlangsung tertutup tersebut berlangsung di Warung Sate Bagong, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, pada Sabtu (17/1/2026).

Hanya tiga perwakilan PCNU Banyuwangi yang ikut hadir langsung dalam pertemuan, yakni KH Ainur Rofiq, KH Saiful Waton, dan Abdul Aziz. Sementara belasan pengurus lainnya memilih menunggu di luar lokasi.

KH Saiful Waton menjelaskan, pertemuan tersebut memang telah direncanakan sebelumnya. Kesempatan bertemu dimanfaatkan setelah K.H. Zulfa Mustofa mengisi pengajian di halaman Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Cluring.

“Kami memang sudah janjian dengan beliau sejak beliau dalam perjalanan dari Surabaya,” tutur KH Saiful Waton, yang akrab disapa Ra Waton, Minggu (18/1/2026).

Dalam pertemuan itu, Ra Waton menyampaikan berbagai hal terkait dinamika yang tengah berlangsung di tubuh PCNU Banyuwangi. Menurutnya, dialog berlangsung santai namun sarat substansi, dengan masing-masing pihak saling bertukar informasi.

“Banyak hal yang kami sampaikan terkait kondisi dan dinamika di PCNU Banyuwangi,” ujarnya.

Tak hanya menerima penjelasan, PCNU Banyuwangi juga mendapatkan gambaran langsung mengenai situasi di tingkat pusat. KH Zulfa Mustofa, lanjut Ra Waton, turut menyampaikan berbagai perkembangan yang terjadi di PBNU serta dinamika Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) di sejumlah daerah.

“Kami saling bertukar informasi. Bahkan sambil berseloroh, Kyai Zulfa sempat bertanya, ‘kubu sebelah sudah konferensi, tinggal yang Sultan ini kapan,’” ungkapnya.

Sementara itu, K.H. Ainur Rofiq, mengaku bersyukur mendapat kesempatan untuk bertemu langsung dengan K.H. Zulfa Mustofa. Selain memperoleh banyak informasi, pihaknya juga bisa menyampaikan pandangan serta aspirasi secara langsung kepada tokoh yang selama ini menjadi panutannya.

“Tentu ada informasi yang bisa disampaikan ke publik, ada juga yang sifatnya internal. Alhamdulillah, semuanya bisa kami sampaikan, dan beliau juga memberi banyak masukan,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Abdul Aziz. Dia mengaku bersyukur bisa ikut serta dalam pertemuan tersebut. Menurutnya, kehadirannya sekaligus untuk menjalankan arahan Sekjen PBNU, K.H. Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.

“Saya menyampaikan salam dari Gus Ipul kepada KH Zulfa Mustofa. Gus Sekjen memang menyarankan agar saya dan teman-teman menemui beliau yang kebetulan sedang ada agenda di Banyuwangi,” tuturnya.

Aziz menyebut, setelah menerima arahan dari Gus Ipul, para pengurus PCNU Banyuwangi pro Rais Aam dan Sekjen PBNU berbagi peran. Sebagian mendampingi K.H. Zulfa Mustofa dalam agenda pengajian, sementara sebagian lainnya mengikuti agenda ramah tamah di Warung Sate Bagong.

“Kyai Muhdhor Atim, Ustadz Shodiq, dan teman-teman ikut naik ke panggung pengajian. Sementara kami sebagian menemui beliau saat ramah tamah di sini,” tutupnya.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi dan silaturahmi, sekaligus menyikapi dinamika organisasi NU di tingkat cabang maupun pusat. (*)

Pewarta : Muhamad Ikromil Aufa
Editor : Ronny Wicaksono
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.