https://jatim.times.co.id/
Berita

Penambahan Armada Bus Trans Jatim, KPI Gresik: Apresiasi Kami Terwujud

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:47
Penambahan Armada Bus Trans Jatim, KPI Gresik: Apresiasi Kami Terwujud Kondisi penumpang saat menaiki bus trans Jatim (Foto: KPI Gresik for TIMES Indonesia)

TIMES JATIM, GRESIK – Penambahan armada Bus Trans Jatim model 'Luxury' di rute Gresik-Lamongan disambut hangat oleh kalangan aktivis Koalisi perempuan Indonesia (KPI) di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. 

Kehadiran layanan transportasi publik tersebut dinilai sangat membantu mobilitas harian, mulai dari aktivitas kerja, pendidikan, hingga urusan keluarga, sekaligus menjadi bukti bahwa aspirasi mendapat perhatian.

Ketua Koalisi Perempuan Indonesia Gresik, Duta Bintan Fitriyah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam mengawal penambahan armada Bus Trans Jatim. 

Penambahan empat armada bus tipe luxury yang mulai beroperasi sekitar sepekan terakhir memberikan dampak positif terhadap kelancaran aktivitas warga, khususnya perempuan dan kelompok inklusi. 

"Kehadiran armada tambahan ini membantu mengurangi kepadatan penumpang pada jam-jam sibuk," katanya, Sabtu (17/1/2026).

Ia menjelaskan, selama ini antrean penumpang paling padat terjadi pada pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB, saat banyak pegawai berangkat kerja.

Kondisi tersebut kerap membuat penumpang harus berebut tempat dengan para pelajar yang juga memanfaatkan layanan transportasi publik.

"Dengan adanya tambahan armada, kami berharap layanan Bus Trans Jatim semakin ramah, aman, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat," ujar dosen salah satu perguruan tinggi di Gresik ini.

Temuan dan Hasil Riset

Sebelumnya, KPI Gresik menemukan bahwa kepadatan penumpang Bus Trans Jatim kerap melebihi kapasitas. Kondisi tersebut terjadi karena tidak adanya ruang pembatas yang jelas, sehingga jarak antara penumpang perempuan dan laki-laki tidak terjaga.

"Selain itu, kebijakan pembagian penumpang perempuan di bagian depan dan laki-laki di bagian belakang bus belum diterapkan secara konsisten. Fenomena ini mencerminkan lemahnya manajemen kapasitas layanan, yang secara faktual berpotensi menciptakan kontak fisik," ujar Duta.

Dia juga mengungkapkan, kursi prioritas masih sering digunakan oleh penumpang umum. Akibatnya, penumpang yang membutuhkan perhatian khusus, seperti lansia serta ibu yang membawa balita, terpaksa berdiri. 

Berbagai temuan tersebut diperkuat melalui riset mini yang dilakukan Tanita Tanzilur Rizqi pada 2025 berjudul “Analisis Tingkat Kepuasan Penumpang Trans Jatim Koridor 4 Rute Gresik–Lamongan di Kabupaten Gresik”. 

Dalam penelitian tersebut, aspek empati dimaknai sebagai perhatian penyedia layanan kepada penumpang yang membutuhkan perlakuan khusus, seperti lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil, serta ibu dengan balita.

Atas dasar temuan tersebut, KPI Gresik kemudian melakukan audiensi dengan Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir, perwakilan Dinas Perhubungan Jawa Timur di Terminal Bunder Gresik, serta sejumlah pemangku kebijakan lainnya. (*)

Pewarta : Akmalul Azmi
Editor : Ferry Agusta Satrio
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.