TIMES JATIM, PROBOLINGGO – Kabupaten Probolinggo kembali dilanda banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama lebih dari enam jam pada Minggu (11/1/2026).
Hujan dengan intensitas bervariasi dari ringan hingga deras terjadi mulai pukul 12.10 WIB hingga pukul 18.26 WIB, menyebabkan debit beberapa sungai naik dan meluap ke permukiman warga.
Sebanyak enam lokasi di empat kecamatan terpengaruh, antara lain Dusun Krajan Desa Brumbungan Lor (Kecamatan Gending), Dusun Krajan Desa Satreyan serta Dusun Krajan Desa Maron Kulon (Kecamatan Maron), Dusun Bibis Desa Lemahkembar (Kecamatan Sumberasih), Jalan Raya Leces Desa Jorongan, dan Dusun Plerenan Desa Sumberkedawung (Kecamatan Leces).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Probolinggo, Zubaidillah, menjelaskan bahwa hingga hari Senin (12/1/2026) pagi, tim masih melakukan pendataan dan asesmen di lapangan untuk mengetahui jumlah kerusakan yang terjadi.
"Kita belum bisa menyampaikan data final terkait kerusakan rumah, karena evaluasi masih berlangsung di empat kecamatan terdampak," ujarnya.
Di Desa Brumbungan Lor, kondisi banjir diperparah akibat jebolnya tanggul sungai sepanjang sekitar 10 meter. Air yang mencapai ketinggian 75 sentimeter merendam delapan rumah warga di Dusun Krajan RT 01 RW 01, dengan bagian rumah dan dapur menjadi sasaran genangan.
Sementara di Kecamatan Maron, Desa Satreyan dilanda genangan setinggi 50 sentimeter yang memengaruhi 104 rumah. Di Desa Maron Kulon, air setinggi 40-45 sentimeter merendam permukiman, bahkan satu rumah milik warga Arisun mengalami kerusakan pada bagian dapur yang ambrol.
Di Kecamatan Sumberasih, Dusun Bibis Desa Lemahkembar terdampak banjir setinggi 30 sentimeter akibat luapan air dari persawahan dan sungai. Di Kecamatan Leces, genangan setinggi 20 sentimeter terjadi baik di Jalan Raya Leces Desa Jorongan (akibat saluran drainase tersumbat) maupun di Dusun Plerenan Desa Sumberkedawung (akibat luapan air selokan).
BPBD telah menyalurkan bantuan darurat berupa sandbag dan bekerja sama dengan relawan serta instansi terkait untuk penanganan sementara. Kondisi air di seluruh lokasi telah surut pada Senin siang, namun masyarakat diimbau tetap waspada karena potensi hujan masih ada dalam beberapa hari ke depan. (*)
| Pewarta | : Dicko W |
| Editor | : Ferry Agusta Satrio |