TIMES JATIM, PACITAN – Sejumlah warga di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, meyakini amalan di malam Nisfu Sya’ban dapat memperlancar rezeki.
Keyakinan itu diwujudkan melalui rangkaian ibadah yang rutin dilakukan secara berjemaah di masjid.
Seperti yang terlihat di Dusun Wonosari, Desa Karangrejo, Kecamatan Arjosari. Usai salat Magrib berjemaah, warga melaksanakan salat hajat dua rakaat, dilanjutkan dengan berbagai bacaan dan doa.
Pada rakaat pertama, jemaah membaca Surah Al-Fatihah lalu Surah Al-Kafirun sebanyak 10 kali. Pada rakaat kedua, setelah Al-Fatihah, dibaca Surah Al-Ikhlas 10 kali.
Setelah salam, jemaah melakukan sujud sambil membaca tasbih, selawat Nabi, serta doa Rabbana Atina, masing-masing sebanyak 10 kali. Usai itu, mereka memanjatkan hajat secara pribadi.
Rangkaian ibadah dilanjutkan dengan membaca Surah Yasin tiga kali. Yasin pertama diniatkan untuk panjang umur dalam ketaatan. Yasin kedua untuk kelapangan dan keberkahan rezeki. Yasin ketiga untuk husnul khatimah dan keteguhan iman.

Tokoh masyarakat setempat, Ustadz Mahmudi, mengatakan amalan tersebut bertujuan menghidupkan nilai-nilai kebaikan.
“Ini dilakukan dengan niat mengharap rida Allah SWT, dengan menghidupkan amalan-amalan baik di malam Nisfu Sya’ban,” ujarnya di Masjid Baitul Muttaqin, Senin (2/2/2025) malam.
Ia menambahkan, kegiatan ini diikuti berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga lansia.
“Semua datang ke masjid, ikut bersama-sama beribadah,” katanya.
Salah satu jemaah, A’lan Ni’am, mengaku rutin mengikuti kegiatan tersebut setiap tahun. Ia percaya amalan Nisfu Sya’ban membawa dampak positif bagi kehidupannya.
“Insyaallah rezeki setahun ke depan dilancarkan Allah SWT,” ujarnya.
Rangkaian amalan tersebut ditutup dengan pembagian takiran berupa sedekah makanan kepada jemaah yang dibawa dari masing-masing rumah. (*)
| Pewarta | : Yusuf Arifai |
| Editor | : Ronny Wicaksono |