TIMES JATIM, LUMAJANG – Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Malang dan Lumajang, Jawa Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik pada Senin malam. Puncak tertinggi di Pulau Jawa tersebut tercatat mengalami rentetan erupsi dengan tinggi kolom abu mencapai 1.000 meter.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, mengonfirmasi bahwa aktivitas pertama terjadi pada malam hari. "Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 19.21 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.000 meter di atas puncak atau 4.676 meter di atas permukaan laut (mdpl)," jelas Liswanto dalam keterangan resminya.
Selain kolom abu berwarna putih hingga kelabu yang mengarah ke utara, terlihat pula lelehan lava pijar menuruni lereng gunung setinggi 3.676 mdpl tersebut. Tak berhenti di situ, aktivitas vulkanik terus berlanjut hingga pukul 20.48 WIB dengan tinggi letusan 800 meter di atas puncak, diikuti erupsi susulan enam menit kemudian.
"Berselang enam menit kemudian, terjadi erupsi kembali Gunung Semeru pada pukul 20.54 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 500 meter di atas puncak (4.176 mdpl)," tambah Liswanto.
Rekomendasi Keamanan PVMBG
Mengingat status Gunung Semeru yang masih berada pada Level III (Siaga), Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan instruksi tegas bagi warga di sekitar lereng. Masyarakat dilarang keras melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara, tepatnya di sepanjang Besuk Kobokan hingga sejauh 13 kilometer dari pusat erupsi.
Di luar jarak tersebut, aktivitas juga dilarang dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena adanya risiko perluasan awan panas dan aliran lahar yang bisa menjangkau hingga jarak 17 kilometer.
"Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)," tegas pihak PVMBG dalam keterangannya.
Pihak berwenang juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi awan panas guguran, lava, dan aliran lahar di sepanjang lembah yang berhulu di puncak, khususnya di jalur Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Gunung Semeru Kembali Erupsi, Tinggi Letusan Capai 1.000 Meter
| Pewarta | : Antara |
| Editor | : Deasy Mayasari |