https://jatim.times.co.id/
Berita

Pemilik Warung Sego Tempong di Gesibu Blambangan Banyuwangi Ditemukan Meninggal

Selasa, 03 Februari 2026 - 14:36
Pemilik Warung Sego Tempong di Gesibu Blambangan Banyuwangi Ditemukan Meninggal Warung sego tempong di Gesibu Blambangan tengah dilakukan penyelidikan oleh kepolisian. (FOTO : Anggara Cahya/TIMES Indonesia)

TIMES JATIM, BANYUWANGI – Pemilik warung Sego Tempong di Gesibu Blambangan jalan Diponegoro, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan dan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di tempat usahanya, pada Selasa (3/2/2026).

Berdasarkan laporan kepolisian, pemilik warung itu diketahui bernama Lindawati (66). Merupakan warga kelahiran Banyuwangi, namun beralamat di Desa Trigonco, Kecamatan Asembagus, Situbondo.

Kapolsek Banyuwangi Kota, AKP Hendry Christanto, S.H., menerangkan, jenazah itu merupakan pemilik warung. Kematian korban diketahui sekitar pukul 09.20 WIB, ketika sejumlah pelajar yang sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Hotel Blambangan hendak sarapan di warung tersebut.

Setelah masuk ke warung yang bernama Pondok Tempong. Kedua pelajar tersebut telah mendapati korban tergeletak di kursi dalam kondisi sudah tak bernyawa dengan mulut mengeluarkan busa dan tidak memakai celana.

"Kemudian pelajar PKL Hotel Blambangan itu melapor ke Pos Pantau Satpol PP yang berada di Gasibu dan Satpol PP langsung menghubungi pihak Polsek Kota Banyuwangi," terang AKP Hendry.

Tak berselang lama, petugas Polsek Banyuwangi Kota bersama Tim DVI Polresta Banyuwangi tiba di lokasi sekitar pukul 09.35 WIB untuk melakukan pemeriksaan awal dan identifikasi.

Dalam pemeriksaan, di Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas menemukan sejumlah obat-obatan di sekitar korban yang diduga merupakan obat diabetes.

"Kami amankan 8 set obat Glibencamade dan 10 set obat Captopril termasuk 1 Handphone," jelas AKP Hendry.

Selanjutnya, masih kata AKP Hendry, korban dilarikan ke RSUD Blambangan untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut.

"Korban dilakukan pemeriksaan luar dokter RSUD Blambangan, hasilnya tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan yang dialami oleh korban," paparnya.

Indikasi awal kematian korban diduga karena sakit, karena ditemukan obat-obatan diabetes disamping korban.

"Korban baru berjualan 6 bulan dan sering mengeluh sakit," cetus AKP Hendry. (*)

Pewarta : Syamsul Arifin
Editor : Imadudin Muhammad
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.