TIMES Indonesia yang diwakili CBO Sri Widji Wahyuning Utami bertemu dengan Kepala BPK Wilayah XI Jawa Timur, Endah Budi Heryani, S.S., M.M., di Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Senin (20/7/2026). (Foto: Theo/TIMES Indonesia)

Perkuat Ketahanan Informasi Kebudayaan, TIMES Indonesia dan BPK Wilayah XI Jatim Bahas Peran AI

TIMES Indonesia Network bersama BPK Wilayah XI Jawa Timur membahas pentingnya ketahanan informasi kebudayaan dan peran media massa sebagai sumber primer di era kecerdasan buatan (AI).

TIMES Jatim,Senin 20 Juli 2026, 20:19 WIB
285
T
Thaoqid Nur Hidayat

MOJOKERTOMedia nasional berjejaring TIMES Indonesia membahas ketahanan informasi kebudayaan bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jawa Timur. Langkah ini diambil mengingat digitalisasi, transformasi digital, serta masifnya penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) membawa tantangan tersendiri terhadap kredibilitas dan integritas informasi saat ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Chief Business Officer TIMES Indonesia Network, Sri Widji Wahyuning Utami, dalam pertemuan bersama Kepala BPK Wilayah XI Jawa Timur, Endah Budi Heryani, S.S., M.M., Senin (20/7/2026).

“Masifnya penggunaan media sosial saat ini menuntut instansi untuk terus adaptif terhadap kemajuan teknologi informasi, khususnya AI,” terang perempuan yang akrab disapa Naning ini.

Naning menjelaskan bahwa halaman pencarian Google saat ini telah dilengkapi oleh mode AI. Mode tersebut bekerja dengan mengambil sumber secara acak melalui situs web publik, artikel berita, buku, jurnal ilmiah, ensiklopedia, hingga media sosial.

Namun, informasi yang bersumber langsung dari media sosial kerap kali kurang menampilkan data yang akurat dan kredibel. Akibatnya, kebenaran data yang ditampilkan cenderung memerlukan koreksi ulang.

“Di sinilah letak peran penting media massa untuk menjadi sumber informasi terpercaya dan menjadi rujukan untuk AI. Sehingga, ketika AI menampilkan informasi tersebut, data itu bisa dijadikan sebagai data primer dan informasinya benar,” tegas Naning.

Selain itu, Naning juga menekankan bahwa perubahan nama instansi dari BPCB menjadi BPK Wilayah XI perlu disosialisasikan secara masif kepada khalayak umum. Dalam konteks digital, penggunaan kata kunci (keyword) yang paten dan konsisten menjadi sangat krusial agar instansi tersebut mudah dikenali oleh masyarakat luas.

Pembaruan Informasi Kebudayaan secara Digital

Merespons hal tersebut, Kepala BPK Wilayah XI Jawa Timur, Endah Budi Heryani, S.S., M.M., mengatakan bahwa saat ini pihaknya terus memperbarui informasi mengenai berbagai program kerja di lingkungan BPK Wilayah XI Jawa Timur. Pembaruan informasi tersebut mencakup kegiatan ekskavasi situs, hasil riset, hingga agenda program yang sedang berjalan.

“Kami di BPK Wilayah XI juga selalu memperbarui konten-konten di media sosial. Harapannya, masyarakat bisa mendapatkan informasi yang akurat terkait program-program kami,” jelas Endah. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Thaoqid Nur Hidayat
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.