Tepis Rumor Krisis Anggaran, Bupati Jember Gus Fawait Tegaskan Keuangan Daerah Melimpah
Gus Fawait menegaskan bahwa kondisi fiskal dan anggaran Kabupaten Jember saat ini berada dalam posisi yang sangat aman dan mencukupi.
JEMBER – Bupati Jember, Muhammad Fawait memberikan pernyataan tegas guna meluruskan spekulasi yang berkembang di masyarakat terkait penundaan sejumlah agenda kegiatan pemerintah daerah.
Pria yang akrab disapa Gus Fawait ini menegaskan bahwa kondisi fiskal dan anggaran Kabupaten Jember saat ini berada dalam posisi yang sangat aman dan mencukupi.
Gus Fawait mematahkan isu miring yang menyebut jember tengah mengalami krisis keuangan.
Sebaliknya, ia mengungkapkan bahwa kas daerah justru terus diperkuat, salah satunya berkat dukungan insentif dan kucuran dana segar dari pemerintah pusat.
"Uangnya masih ada, Jember mah uangnya ada," ujarnya pada media di program 'Bunga Desaku' yang berlangsung di Kecamatan Sukorambi. Minggu (28/6/2026).
"Jangan terlalu berpikir jelek bahwa Jember kekurangan uang. Jember uangnya ada, bahkan kita dapat grojokan (tambahan dana) banyak dari pemerintah pusat," imbuhnya.
Gus Fawait mengungkapkan bahwa faktor cuaca ekstrem dan keselamatan masyarakat menjadi pertimbangan utama dan paling krusial bagi pemerintah daerah.
"Intensitas hujan yang tinggi di wilayah Jember dalam beberapa waktu terakhir dinilai dapat mengancam kelancaran acara serta membahayakan warga yang hadir," ungkapnya.
Gus Fawait merefleksikan salah satu kejadian nyata di mana sebuah agenda pertemuan terganggu akibat cuaca buruk hingga mengakibatkan kerusakan fasilitas di lokasi acara.
"Kemarin itu karena musim hujan. Kita pernah tuh, kumpulan sampai tendanya roboh, ya kan? Akhirnya kita memutuskan untuk menunggu sampai tidak ada hujan," tuturnya menceritakan evaluasi tim di lapangan.
Pemerintah Kabupaten Jember memilih mengambil langkah preventif dengan menunda kegiatan luar ruangan (outdoor) hingga cuaca lebih kondusif.
Langkah ini diambil demi memastikan bahwa setiap rupiah anggaran yang dikeluarkan dapat menghasilkan output yang maksimal, tanpa mengorbankan kenyamanan publik.
Selain aspek keselamatan, faktor efektivitas dan tingkat partisipasi masyarakat menjadi poin penting yang dipikirkan oleh bupati.
Menurutnya, sebuah acara publik dinilai sukses jika masyarakat dapat hadir secara maksimal dan merasakan langsung manfaat dari program tersebut.
"Kalau hujan kan kasihan, ada yang harusnya datang jadi tidak bisa datang. Maka dari itu, kita tunggu (cuaca membaik) sehingga prosesnya bisa lebih maksimal, dan kedatangannya pun bisa lebih optimal," tambah Gus Fawait.
Pemerintah Kabupaten Jember mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh opini publik yang tidak berdasar mengenai kemampuan finansial daerah.
Di bawah kepemimpinan Muhammad Fawait, Jember berkomitmen penuh untuk mengelola anggaran secara transparan, akuntabel, dan mengutamakan asas kemaslahatan serta keselamatan warga di atas segalanya.
"Saat ini, Pemkab Jember tengah mematangkan berbagai persiapan program strategis yang siap diluncurkan begitu kondisi cuaca dinilai telah aman dan mendukung," pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

