Kasus Narkoba di Kabupaten Malang pada 2025 Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir
Ilustrasi narkoba. (Istimewa)

Kasus Narkoba di Kabupaten Malang pada 2025 Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

Jumlah kasus pecandu penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Malang pada tahun 2025 menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir.

TIMES Jatim,Selasa 16 Juni 2026, 20:35 WIB
464
A
Achmad Fikyansyah

MalangKasus penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Malang menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Data terbaru yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Malang, jumlah kasus pecandu penyalahgunaan narkoba pada tahun 2025 mencapai 170 kasus atau menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Angka tersebut meningkat cukup signifikan dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 133 kasus. Sebelumnya, pada tahun 2023 terdapat 135 kasus, tahun 2022 sebanyak 108 kasus, dan tahun 2021 mencapai 122 kasus.

Kepala BPS Kabupaten Malang, Erny Fatma Setyoharini mengatakan, data tersebut menunjukkan bahwa penyalahgunaan narkoba masih menjadi persoalan serius yang memerlukan perhatian seluruh pihak.

"Data menunjukkan bahwa pada tahun 2025 terjadi peningkatan jumlah kasus penyalahgunaan narkoba dibandingkan tahun sebelumnya," ujar Erny.

Tidak hanya mengalami peningkatan jumlah kasus, data BPS juga menunjukkan bahwa kelompok usia remaja menjadi kelompok yang paling banyak terdampak penyalahgunaan narkoba.

Berdasarkan persentase kasus tahun 2025, sebanyak 52,94 persen kasus ditemukan pada kelompok usia 11 hingga 25 tahun. Sementara itu, kelompok usia dewasa 26 hingga 65 tahun menyumbang 47,06 persen dari total kasus yang tercatat.

Dengan kata lain, lebih dari separuh kasus penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Malang terjadi pada kelompok usia produktif muda yang saat ini masih berada pada jenjang pendidikan maupun awal masa bekerja.

Erny menjelaskan, data tersebut menjadi gambaran penting bagi pemerintah daerah maupun berbagai pemangku kepentingan dalam menyusun program pencegahan yang lebih tepat sasaran.

"Kelompok usia remaja menjadi kelompok yang paling terdampak pada tahun 2025," katanya.

Menurut dia, publikasi statistik tidak hanya menyajikan angka, tetapi juga memberikan gambaran mengenai kondisi sosial masyarakat yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Achmad Fikyansyah
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.