Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari dalam peresmian TAMATREN di Pondok Pesantren Al-Amin Putri, Kota Mojokerto, Senin (20/7/2026). (Foto: Dok. TIMES Indonesia)

Antisipasi Kebakaran Kota, Program Tamatren Bekali Santri Mojokerto Mitigasi Bencana

Dinsos P3A Kota Mojokerto meluncurkan program Tamatren (Tagana Masuk Pesantren) di Ponpes Al Amin Putri guna membekali santri dengan pengetahuan mitigasi bencana dan kebakaran.

TIMES Jatim,Senin 20 Juli 2026, 19:58 WIB
204
T
Thaoqid Nur Hidayat

MOJOKERTODinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Mojokerto menghadirkan terobosan baru dalam membentuk komunitas siaga bencana melalui program Tagana Masuk Pesantren (Tamatren). Program perdana ini dipusatkan di Pondok Pesantren Al Amin Putri.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menegaskan bahwa penyelenggaraan Tamatren tidak sekadar melaksanakan amanat berbagai regulasi, tetapi juga bertujuan membangun budaya sadar bencana. Pembentukan Tamatren dirancang untuk membekali para santri dengan pengetahuan mitigasi serta kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

"Meskipun sebagian besar santri berasal dari luar Kota Mojokerto, selama berdomisili di pondok pesantren yang berada di wilayah Kota Mojokerto, maka menjadi tanggung jawab pemerintah kota untuk memberikan edukasi kebencanaan sesuai amanat regulasi," kata Ning Ita, sapaan akrabnya, Senin (20/7/2026).

Ning Ita menjelaskan bahwa Kota Mojokerto bukan termasuk daerah dengan potensi tinggi bencana hidrometeorologi. Kendati demikian, pemerintah daerah tetap membentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pada 2025 sebagai tindak lanjut ketentuan perundang-undangan sekaligus untuk memperkuat koordinasi penanggulangan bencana.

"Seluruh kelurahan kini sedang dibentuk menjadi Kampung Tangguh Bencana. Salah satu prioritasnya adalah memberikan edukasi kepada masyarakat agar memahami mitigasi dan kesiapsiagaan bencana. Dalam hal ini, BPBD bersinergi dengan Dinas Sosial melalui Taruna Siaga Bencana atau Tagana," jelasnya.

Fokus Ancaman Kebakaran di Wilayah Perkotaan

Ning Ita menambahkan, ancaman yang paling perlu diwaspadai di wilayah perkotaan seperti Kota Mojokerto bukanlah bencana alam, melainkan kebakaran. Tercatat sepanjang enam bulan pertama 2026, terjadi sedikitnya tujuh insiden kebakaran di Kota Mojokerto, yang bahkan sempat mengakibatkan kerugian hingga ratusan juta rupiah.

"Yang paling potensial di wilayah perkotaan adalah kebakaran. Karena itu, santri harus memiliki pengetahuan bagaimana mencegah, menyelamatkan diri, dan tidak panik ketika terjadi keadaan darurat," tegasnya.

Selain memberikan materi mitigasi bencana, Wali Kota juga mengenalkan layanan Call Center 112 yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam secara gratis. Layanan darurat ini dapat dimanfaatkan apabila terjadi kebakaran maupun kondisi kegawatdaruratan lainnya.

Sambut Baik Pihak Pesantren

Sementara itu, Kepala Pondok Pesantren Al Amin Putri, Muhammad Ali Fahrudin, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, selain memperdalam ilmu agama, para santri juga perlu dibekali keterampilan praktis yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

"Harapan kami santri putri tidak hanya tafaqquh fiddin atau belajar agama saja, tetapi juga memiliki keterampilan yang bermanfaat di tengah masyarakat, salah satunya kemampuan dalam menghadapi dan menanggulangi bencana. Tentu kita juga berdoa semoga Kota Mojokerto selalu dijauhkan dari bencana," ujarnya.

Melalui program Tamatren ini, para santri mendapatkan materi yang meliputi peran pesantren dalam penanggulangan bencana, manajemen kebencanaan, kesiapsiagaan dan mitigasi di lingkungan pesantren, hingga pengenalan Tagana beserta tugas pokoknya sebagai relawan sosial.

Pemerintah Kota Mojokerto berharap program Tamatren dapat melahirkan generasi muda, khususnya kalangan santri, yang memiliki kesadaran tinggi, kemampuan mitigasi, serta kesiapsiagaan matang dalam menghadapi berbagai potensi bencana. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Thaoqid Nur Hidayat
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.