TIMES JATIM, GRESIK – Dikenal sebagai madrasah yang menelurkan banyak prestasi, MTs Nurul Jadid di Desa Randuboto Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik Jawa Timur butuh perhatian karena sejumlah kelas mengalami kerusakan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa pilar bangunan tampak keropos, dinding mengalami retak, sementara atap sekolah juga dilaporkan rusak dan perlu segera diperbaiki.
Di tengah keterbatasan sarana prasarana tersebut, MTs Nurul Jadid justru terus menorehkan prestasi. Terbaru, madrasah ini berhasil meraih predikat Madrasah Adiwiyata tingkat Jawa Timur.
Ketua Yayasan MTs Nurul Jadid, Andhi Sulandra mengatakan, meski dalam kondisi ruang kelas yang butuh perbaikan, ratusan siswa setiap hari masih belajar mengajar.
“Mirisnya kondisi gedungnya menghawatirkan. Kami berharap ada bantuan,” ujar Andhi pada Rabu (7/1/2026).
Senada dengan itu, Kepala MTs Nurul Jadid, Abdul Hakim, merasa was-was setiap kali cuaca tak menentu melanda. Baginya, semangat belajar siswa yang sedang di bidang akademik seolah dibayangi oleh ancaman pilar bangunan yang bisa roboh sewaktu-waktu.
“Kondisi gedung pilarnya sudah banyak yang keropos dan beberapa bagian dinding juga retak. Gedung 2 lantai pondasinya menghawatirkan dan membahayakan bagi siswa maupun guru yang melakukan aktivitas pembelajaran,” ungkap Hakim.
Kondisi yang membahayakan nyawa siswa ini memicu reaksi keras dari Ketua DPRD Gresik, Muhammad Syahrul Munir. Dia menegaskan bahwa kondisi "rawan ambruk" tidak boleh dibiarkan tanpa tindakan.
Politisi PKB itu pun mendorong adanya pendataan bangunan rusak berat, khususnya untuk sekolah-sekolah swasta dan pondok pesantren yang seringkali luput dari pantauan utama.
“Kami mendorong ada Pendataan Bangunan kondisi rusak berat dalam kategori sangat rawan ambruk untuk pondok pesantren dan sekolah. Sementara ini kami sudah dapat beberapa laporan bangunan yang rawan antara lain ponpes di Benjeng, Ponpes di Manyar, dan Sekolah swasta di Sidayu,” tegas Syahrul. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Berprestasi di Tengah Keterbatasan, MTs Nurul Jadid Gresik Butuh Perhatian
| Pewarta | : Akmalul Azmi |
| Editor | : Deasy Mayasari |