https://jatim.times.co.id/
Sosok

Sentuhan Letkol Tryadi dan Komitmen TNI Membangun Banyuwangi

Kamis, 08 Januari 2026 - 21:10
Sentuhan Letkol Tryadi dan Komitmen TNI Membangun Banyuwangi Dandim 0825/Banyuwangi, Letkol (Arm) Tryadi Indrawijaya. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)

TIMES JATIM – Komitmen TNI di Banyuwangi tak berhenti pada pengamanan wilayah. Melalui pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat, Kodim 0825/Banyuwangi menghadirkan peran TNI sebagai bagian dari denyut pembangunan sosial di Bumi Blambangan.

Ya, sentuhan itu hadir melalui kepemimpinan Letkol (Arm) Tryadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., yang sejak dipercaya memimpin Kodim 0825/Banyuwangi menghadirkan wajah TNI yang dekat, membumi, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sejak mengemban amanah sebagai Dandim 0825/Banyuwangi pada 4 September 2025, perwira menengah TNI AD kelahiran Palembang tahun 1983 itu, cepat menyatu dengan kultur Bumi Blambangan.

Pendekatan komunikatif dan penggunaan bahasa yang lugas, menjadi pintu masuk untuk membangun kedekatan di tengah masyarakat Banyuwangi yang majemuk, baik dari sisi budaya, suku, maupun agama.

Pembangunan Sosial sebagai Wujud Pengabdian

Di bawah tongkat komando Letkol Tryadi, Kodim 0825/Banyuwangi tak hanya menjalankan fungsi teritorial semata. Komitmen TNI diwujudkan melalui berbagai program pembangunan sosial yang menyentuh kebutuhan dasar warga.

Pengawalan pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP), pembangunan jembatan penghubung antarwilayah, hingga renovasi sarana pendidikan menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi sosial dan ekonomi masyarakat.

Langkah-langkah tersebut dirancang agar memberi dampak nyata. Jembatan yang terbangun membuka akses dan memperlancar aktivitas ekonomi warga desa. 

Sekolah yang direnovasi menghadirkan ruang belajar yang lebih layak bagi generasi penerus, sementara koperasi desa diharapkan mampu menjadi penopang kemandirian ekonomi masyarakat, sejalan dengan semangat penguatan ekonomi kerakyatan.

Loreng Humanis di Ujung Timur Jawa

Sentuhan humanis juga tampak dari cara kepemimpinan yang terbuka dan dialogis. Kehadiran di tengah masyarakat bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang untuk mendengar, memahami, dan merespons aspirasi warga. 

Pola komunikasi yang ringan membuat masyarakat merasa lebih dekat dan percaya, sekaligus menumbuhkan keyakinan bahwa TNI hadir sebagai mitra dalam pembangunan dan berhasil membuktikan dengan kondusifitas daerah yang selama ini terjaga.

Di kabupaten paling ujung timur Pulau Jawa ini, loreng tak lagi sekadar simbol kewibawaan, melainkan menjelma menjadi wajah humanis yang menyapa, mendengar, dan berkomitmen membangun daerah.

Dari Banyuwangi, mantan Danyon Armed 8 Uddhata Yudha, Jember, itu menunjukkan bahwa pengabdian TNI menemukan maknanya ketika hadir dekat dengan rakyat, menumbuhkan harapan melalui langkah-langkah kecil yang dijalankan secara konsisten demi masa depan yang lebih baik. (*)

Pewarta : Syamsul Arifin
Editor : Ferry Agusta Satrio
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.