UWG Malang Tingkatkan Produktivitas Penelitian Hingga Capai Pendanaan Rp3,32 Miliar
Universitas Widya Gama (UWG) Malang berhasil meningkatkan produktivitas riset selama 2024-2025.
Malang – Universitas Widya Gama (UWG) Malang berhasil meningkatkan produktivitas riset selama 2024-2025. Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Terbuka Senat Universitas Widya Gama Malang Dies Natalis ke-55, Selasa (24/2/2026).
“Alhamdulillah riset dan penelitian kami naik, tentunya ini bukan tantangan yang mudah,” ujar Rektor Universitas Widya Gama, Dr. Anwar, S.H., M.Hum saat diwawancarai usai acara.
Retor UWG Malang menjelaskan, penelitian tersebut atas partisipasi kolektif dosen dalam hibah institusi, penelitian rintisan, mandiri, hingga kompetisi nasional.
Pada 2024, kata dia, UWG Malang melaksanakan sebanyak 44 judul penelitian dengan total pendanaan Rp1,99 miliar. Sedangkan pada 2025 terdapat 22 penelitian dengan total pendanaan Rp1,33 miliar. Total 66 penelitian selama dua tahun dengan pendanaan Rp3,32 miliar.
Selain itu, sebanyak 26 hasil penelitian yang lolos pendanaan secara nasional. Hal itu, kata Rektor, menunjukkan UWG berupaya mewujudkan daya saing riset yang tinggi di tengah perkembangan kebijakan.
Dalam hal capaian publikasi ilmiah, UWG Malang menunjukkan kontribusinya dalam daya saing baik secara nasional dan internasional. Sebanyak 601 artikel ilmiah termasuk tingkat nasional dihasilkan oleh UWG.
Lebih lanjut, 47 publikasi berindeks scopus, berhasil menerbitkan 37 judul buku ber-ISBN, dan publikasi 254 artikel jurnal internasional akreditasi SINTA.
Dr. Anwar menambahkan bahwa meningkatnya hasil riset ini juga memengaruhi peningkatan kepercayaan publik kepada UWG.
“Setiap tahun kami mengalami peningkatan calon mahasiswa baru, berarti kepercayaan masyarakat terhadap UWG juga meningkat,” imbuhnya.
Ke depan, Rektor UWG Malang akan terus mendorong penelitian yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa, tentunya yang berdampak pada publik.
Ia meyakini bahwa semua aspek akan diperbaiki menjadi lebih baik lagi. “Kita mendorong penelitian dosen dapat berdampak bagi masyarakat,” tuturnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



